Jember, mediakorannusantara.com – Maskapai penerbangan Fly Jaya untuk sementara waktu menghentikan operasional rute Jember-Jakarta di Bandara Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur, untuk proses evaluasi menyeluruh. Padahal, penerbangan perdana yang baru diluncurkan pada 23 September 2025 lalu itu sempat berjalan sebanyak enam kali.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, menjelaskan bahwa langkah ini bukan merupakan penghentian layanan secara permanen.
“Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perhubungan bersama maskapai Fly Jaya tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan penerbangan ini,” kata Fauzi di Jember, Rabu. “Ini adalah bagian dari upaya untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas layanan penerbangan dari dan menuju Jember.”
Fauzi, yang mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, mengungkapkan bahwa hasil evaluasi sementara menunjukkan hasil yang sangat positif. Tingkat keterisian penumpang (okupansi) bahkan telah mencapai 83,3 persen.
“Antusiasme masyarakat cukup tinggi dan tingkat keterisian penumpang terus meningkat. Ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara dari Jember,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa setelah proses evaluasi selesai, penerbangan rute Jember – Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma akan segera dilanjutkan kembali secara permanen.
Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus menyediakan akses transportasi udara yang andal dan terjangkau. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membuka peluang investasi baru bagi masyarakat Jember.
Sebelumnya, maskapai Fly Jaya mulai melayani penerbangan perdana Jember-Jakarta pada 23 September 2025 menggunakan pesawat ATR-72 berkapasitas 70 penumpang. Penerbangan ini dijadwalkan dua kali sepekan, yakni pada hari Selasa dan Kamis ( wa/ar)
