
Jakarta, mediakorannusantara.com -Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, menanggapi isu masuknya mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, ke dalam Kabinet Merah Putih. Aris menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
“Kabinet kan hak prerogatif Pak Presiden, ya saya enggak bisa menyampaikan,” ujar Aris dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.
Isu Mahfud MD menjadi menteri santer beredar di media sosial. Sejauh ini, dari jajaran calon wakil presiden (cawapres) 2024, hanya Mahfud MD yang belum masuk dalam Kabinet Merah Putih. Sementara itu, Muhaimin Iskandar telah menjabat sebagai Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat.
Ketika ditanya mengenai rencana pelantikan menteri yang disebut-sebut akan dilaksanakan pada Rabu (17/9) mendatang, Aris hanya memberikan jawaban normatif.
“Ya nanti kita lihat saja. Nanti kita lihat. Nanti setelah selesai,” katanya.
Aris menambahkan, Presiden Prabowo akan memilih putra-putri terbaik bangsa untuk mengisi kursi Menko Polhukam yang saat ini masih kosong.
“Beliau akan mencari putra terbaik bangsa, tanpa pandang bulu, dari suku apa pun, dari mana asalnya,” jelas Aris. Ia juga mengaku telah berdiskusi dengan Presiden Prabowo mengenai sosok yang akan menggantikan Budi Gunawan sebagai Menko Polhukam. ( ar/an)
