KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Aparatur Pemerintah Harus Punya karakter Yang Kuat dan Disiplin

PNSSurabaya (KN) – Aparatur pemerintah harus mempunyai karakter yang kuat terutama kedisiplinan untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. Jika kedisiplinan kurang baik jangan harap citra pemerintah kedepanya lebih baik. Selain itu, PNS harus memiliki kepekaan terhadap dinamika perubahan yang terjadi dalam proses penyelenggaraan tugas-tugas sebagai aparatur pemerintah.

Hal ini diungkapkan Sekertaris Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Provinsi Jatim, Drs Budi Santosa saat Penutupan Diklat Prajabatan Golongan II Angkatan 617 dan 618 Pemprov Jatim tahun 2011 di Bandiklat Jatim, Selasa (23/8).

Budi mengatakan, untuk memenuhi tuntutan tersebut harus memiliki wawasan yang luas dengan cara membaca dan menggali informasi yang bermutu. “Tidak itu saja, agar memiliki daya saing, kita tidak cukup menguasai satu kemampuan atau keterampilan saja, tapi harus menguasai lebih dari satu keterampilan,” ujarnya.

“Untuk itu diharapkan aparatur hendaknya dapat membedakan antara kepentingan pribadi dan kepentingan masyarakat sehingga dapat menempatkan jati diri sebagai pamong praja dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik.

Ditambahkanya, yang harus disadari, di samping tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, para PNS juga mempunyai tugas dan tanggung jawab terhadap keluarga.

Ia juga mengharapkan bagi guru-guru, penyuluh dan tenaga para medis yang langsung melayani masyarakat, dituntut tanggap dan peka terhadap dinamika perubahan tuntutan masyarakat yang setiap saat selalu meningkat dan sejalan dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan hak-haknya.

Yang lebih penting lagi untuk diperhatikan, kata Budi, bahwa tugas yang diemban adalah amanah masyarakat dan gaji yang diterima bersumber dari dana masyarakat. Saat ini aparatur juga harus lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugas. Terutama dalam melayani masyarakat. “Sudah semestinya aparatur lebih tanggap dan punya kemampuan sehingga memiliki nilai tambah,” ujarnya..

Dia menjelaskan, untuk memenuhi tuntutan tersebut harus memiliki wawasan yang luas dengan cara membaca dan menggali informasi yang bermutu. “Tidak itu saja, agar memiliki daya saing, kita tidak cukup menguasai satu kemampuan atau keterampilan saja, tapi harus menguasai lebih dari satu keterampilan,” ujarnya.

Di samping itu PNS jangan mudah terpancing dengan hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan di antara sesama pegawai, bahkan sebaiknya harus mampu berperan sebagai pembaharu, perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Seorang PNS harus bisa mengimbangi tuntutan global yang penuh persaingan. Oleh karena itu, dalam mengemban tugas ada tuntutan yang tak bisa dihindari di antaranya, seorang PNS harus menguasai bidang tugas masing-masing agar dapat bekerja secara profesional. Yakni mengutamakan sikap perilaku dalam bekerja, sikap perilaku merupakan kunci sukses dalam berorganisasi, melalui sikap prilaku yang positif dapat menumbuhkan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman, sehingga kerjasama dapat terjalin. (yok)

Foto : Ilustrasi PNS

Related posts

Warga Sedati Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya

kornus

Zona Integritas Bakamla RI Resmi Dicanangkan

kornus

Ada Apa? Hearing Kedua Kasus Pengadaan Modem Dewan Melunak Bela PT Telkom

kornus