KORAN NUSANTARA
hukum kriminal indeks

Antisipasi Masuknya Narkoba, BNP Jatim Intensifkan Razia di Pintu Masuk jatim

Surabaya (KN) – Guna Mengantisipasi masuknya narkoba di Jawa Timur, Badan Narkotika (BNP) Provinsi Jatim didampingi petugas Polda Jatim menggelar razia di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (28/2) sore.Kepala Bidang Penegakkan Hukum (Gakkum) BNP Jatim, Nur Inayah saat ditemui wartawan, Selasa (28/2) mengatakan, razia ini merupakan operasi rutin yang digelar BNP Jatim dalam rangka upaya preventif menekan peredaran narkoba.

“Terminal Gapura Surya Nusantara ini kan salah satu pintu masuk orang-orang ke Jatim. Kita berusaha mencegah agar peredaran narkoba tidak masuk dari kawasan pelabuhan ini. Salah satu pintu masuk peredaran narkoba yang juga rutin kita jaga ketat adalah Bandara Juanda,” ujarnya.

Selain menggelar operasi di pelabuhan, BNP Jatim juga akan merazia di kawasan tempat-tempat hiburan malam dan terminal-terminal yang juga tak luput dari pantauan BNP untuk mencegah peredaran narkoba. “Tahun lalu ada sekitar 3,381 kasus narkoba yang ditangani polisi se- Jatim. Kita berusaha menekan angka kasus itu agar tidak semakin berkembang di tahun ini,” tuturnya.

Nur Inayah mengatakan, dalam rangka upaya preventif ini, BNP juga aktif menggelar sosialisasi pencegahan narkoba dengan melakukan penyuluhan ke masyarakat. “Sementara ini penyuluhan fokus kita berikan kepada kelompok generasi muda. Sebab berdasarkan kasus yang ditangani polisi, pengguna narkoba sebagian besar adalah usia muda antara 15 – 30 tahun. Kita berusaha menekan agar generasi muda ini terbebas dari narkoba,” ujarnya.

Menurutnya, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, khususnya barang Bukti ganja, dan narkoba di Indonesia telah menjadi masalah nasional yang menjadi kompleks dan menyebar ke seluruh wilayah, baik di pusat maupun di daerah, di kota-kota dan pedesaan serta seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan langkah-angkah penanggulangan yang strategis dari pemerintah serta partisipasi aktif dari seluruh masyarakat Indonesia.

Ia juga mengharapkan kepada orangtua untuk menjaga dan senantiasa memelihara kehidupan yang harmonis dalam rumah tangga dengan jalan menjaga perilaku dan gerak gerik putra putrinya dari hal-hal yang menjurus pada penggunaan narkotika.

Selain itu juga Badan Narkotika (BNP) Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Jatim membuka pelayanan One Stop Centre (OSP) bagi pecandu narkoba. (ms)

Related posts

ITS Turut Andil dalam Kerja Sama INOVASI dengan Singapura

kornus

Kapolri Pimpin HUT Polairud di Pamulang

redaksi

Pj Gubernur Jatim Optimis East Java Fashion Harmony Jadi Event Skala Internasional

kornus