Surabaya (KN) – Sering terjadinya kecelakaan yang bus mendapat perhatian Kepolisian daerah jawa Timur. Untuk mengantisipasi dan mencegah agar sopir bus tidak ugal – ugalan atau nakal di jalan raya agar tidak terjadi korban kecelakaan lagi, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim mulai Selasa (14/2), ini menggelar razia bus, baik Bus Kota, Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Komarul Zaman di Mapolda Jatim, Selasa (14/2) mengatakan, razia ini akan berlangsung selama satu bulan penuh, dengan tujuan untuk memeriksa kondisi awak bus, apakah dalam kondisi yang layak mengemudi atau tidak. “Akan diperiksa apakah sopir dalam kondisi fit, tidak ngantuk dan lelah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, razia ini akan mengedepankan pendekatan persuasif, namun jika ada sopir bus yang melanggar akan diberikan teguran hingga tindakan tilang dan pemberhentian secara paksa.
“Kalau terbukti melanggar ya kita tindak dengan tindakan terukur dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Kombes Pol Komarul Zaman saat didampingi oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Hilman Thayib.
Soal tempat atau wilayah yang akan dilakukan razia, ia mengatakan, seluruh wilayah di Jatim, khususnya yang masuk dalam wilayah rawan Lakalantas (Black Spot). Di antaranya adalah wilayah Ngawi, Madiun, Tuban, Lamongan, Pasuruan, Blitar, Trenggalek, dan Mojokerto
“Kebijakan ini sebagai upaya agar sopir bus tidak berprilaku ugal-ugalan dan lebih waspada serta dalam upaya melindungi masyarakat yang menggunakan jasa transportasi bus,” ujarnya
Ia mencontohkan, kecelakan tunggal Bus Mira bernopol S 7186 US terjadi di Jalan Raya Surabaya-Ngawi jurusan Surabaya-Jogjakarta. Bus Mira menghantam pohon mahoni setelah menghindari truk menyebabkan 4 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Selain itu, sebelumnya juga terjadi kecelakaan sedan dan Bus Sumber Kencono hingga bus terpelanting masuk sungai di Jembatan Glodog, Jalan Raya Magetan-Ngawi, Dusun Glodog, Kecamatan Karangrejo, Magetan, Jatim, Kamis (9/2). (wan)
