KORAN NUSANTARA
Headline indeks Surabaya

Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi Siswa, SPPG Rungkut Surabaya Gandeng TNI-Polri

Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han., saat menjawab pertanyaan wartawan disela menghadiri peresmian Dapur MBG di Jl Raya Pandugo No 157-159, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jumat (31/10/2025).

Surabaya (mediakorannusantara.com) – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Barokah di Jl Raya Pandugo No 157-159, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya, telah diresmikan pada Jumat (31/10/2025).

Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ini menjadi bagian dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi bagi pelajar.

Demi memastikan makanan yang disalurkan aman dikonsumsi siswa, SPPG Barokah menggandeng TNI dan Polri untuk melakukan pengawasan ketat di setiap tahapan produksi dan distribusi.

Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han., mengatakan TNI dan Polri ikut mengawasi jalannya program MBG di seluruh dapur SPPG Surabaya.

“Jadi, memang kita TNI-Polri, mendukung program unggulannya Bapak Presiden terkait dengan program Makan Bergizi Gratis ini. Kita mengawasi mulai dari proses pemasakan, proses masak, sampai dengan pendistribusian,” ujar Dandim usai menghadiri peresmian SPPG Barokah.

Dandim menjelaskan bahwa di setiap SPPG telah ditempatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta didukung Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Surat Edaran (SE) pembentukan Satgas.

“Satgas yang membantu pengawasan terdiri dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup. Mereka berkeliling setiap hari bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan semua proses berjalan sesuai SOP,” katanya.

Ia juga memastikan apabila nanti ditemukan MBG yang tidak sesuai SOP, maka tindakan cepat segera dilakukan. “Ketika terjadi di luar SOP, kita langsung cut dan langsung komunikasikan dengan kepala dapur dan mitra agar segera diperbaiki,” tegas Bambang.

Saat ini, Dandim menyebut, terdapat 23 dapur SPPG yang telah beroperasi di Kota Surabaya. Sementara sekitar 30 dapur lainnya masih dalam proses pembangunan. “Targetnya sekitar 270 dapur yang akan beroperasi di Surabaya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Dandim juga mengungkap pernah ada laporan MBG yang basi di Surabaya. Namun, makanan basi itu dapat segera ditangani sebelum disalurkan ke sekolah.

“Ada kemarin sebagian kecil yang basi, tapi kita bisa langsung cut dan komunikasikan dengan pihak SPPG untuk diganti. Sehingga tidak menimbulkan ekses negatif seperti keracunan ataupun ada yang sakit dari makanan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Pengelola Dapur MBG SPPG Barokah, Yayuk Eko Agustin, mengatakan dapurnya mampu melayani hingga 3.000 siswa.

“Ini kurang lebih sekitar 3.000, sesuai juknis. Banyak sekolah yang terlibat, termasuk TK-TK kecil. Tapi tidak apa-apa, yang penting kami ikhlas melayani untuk kepentingan anak-anak,” tuturnya.

Yayuk menambahkan, operasional SPPG Barokah juga memberdayakan warga sekitar. “Sudah ada sekitar 47 tenaga kerja, dari lingkungan sekitar, karena kami memang mengutamakan masyarakat setempat,” jelasnya.

Untuk menjaga keamanan makanan, pihaknya juga rutin berkoordinasi dengan TNI dan Polri. “Kami selalu koordinasi, ini Pak Danramil, Pak Dandim, teman-teman Babinsa. Kita selalu koordinasi,” ujarnya.

Yayuk memastikan bahwa standar kualitas dan sarana SPPG Barokah menjadi perhatian utama. Bahkan, proses memasak dimulai sejak pukul 03.00 WIB, menggunakan peralatan modern.

“Kami tidak ingin masak itu tengah malam. Karena alatnya canggih, banyak, jadi tidak butuh waktu lama untuk masak,” ungkapnya.

Selain itu, Yayuk menambahkan bahwa distribusi MBG juga dilakukan sesuai kebutuhan sekolah. “Kami selalu komunikasi dengan teman-teman sekolah, apakah mau dikirim pagi atau siang. Kompornya ada 14, dan semua sudah siap. Kami hanya ingin yang terbaik,” tutup Yayuk. (KN01)

Related posts

Wali Kota Eri Minta Semua Perizinan Investor Terpusat di DPMPTSP, Tidak Ada Lagi ‘Ping-Pong’ ke Dinas Lain

kornus

Anak Hasil Hubungan Diluar Nikah Berhak Mendapat Nafkah Dan Waris

kornus

BPJS Ketenagakerjaan Harus Pro Aktif Lindungi Kerja Wartawan

kornus