
Jakarta, mediakorannusantara.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, memastikan bahwa proses seleksi sekolah kedinasan tahun 2025 dilakukan secara transparan dan objektif. Hal ini disampaikannya saat meninjau langsung pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta.
“Pelaksanaan SKD untuk sekolah kedinasan ini dilakukan secara objektif dan transparan. Setiap peserta akan langsung tahu berapa skor yang mereka dapatkan. Tidak ada celah untuk joki atau nepotisme,” tegas Rini dalam keterangannya, Senin.
Proses seleksi ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), yang memungkinkan hasil tes dapat dilihat secara langsung dan real-time oleh peserta. Pihaknya menegaskan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan menjamin tidak ada kecurangan, sehingga hanya individu berkualitas yang lolos seleksi.
Sebanyak 5.000 peserta mengikuti SKD pada hari pertama. Rini berpesan agar seluruh peserta percaya diri, jujur, dan tidak tergoda menggunakan bantuan pihak lain.
“Saya berharap semua peserta bersiap-siap, karena hanya kalian yang akan bisa menolong diri kalian sendiri. Proses seleksi ini betul-betul kita lakukan secara transparan dan akuntabel,” ucapnya.
Jadwal Penting Seleksi Sekolah Kedinasan 2025
Pemerintah menyediakan 3.252 formasi untuk tujuh sekolah kedinasan di tujuh instansi berbeda. Berikut adalah jadwal penting yang harus diperhatikan oleh peserta:
Pelaksanaan SKD: 11–26 Agustus 2025
Pengumuman Hasil SKD: 27–31 Agustus 2025
Seleksi Lanjutan: 15–16 September 2025
Pengumuman Kelulusan Akhir: 7–18 September 2025
