KORAN NUSANTARA
Headline Jatim

PKS Gelar Bimtek dan Sekolah Kepemimpinan untuk Anggota DPRD Terpilih Periode 2024-2029

Presiden PKS saat konferensi pers di Surabaya.

Surabaya (mediakorannusantara com) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) dan Sekolah Kepemimpinan Partai bagi anggota DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota terpilih periode 2024-2029 dari Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Acara Bimtek dibuka langsung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu, di Hotel Santika Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (18/7/2024) malam.

Bidang Pembinaan Wilayah Banten, Jakarta, Jawa Barat (BPW Banjabar), yang diketuai oleh drh Achmad Ru’yat, menjadi penyelenggara kegiatan tersebut.

“Saya menginstruksikan bahwa setiap calon anggota terpilih di 2024 diminta untuk seluruhnya mengikuti sekolah kepemimpinan partai. Ini sebagai bagian dari upaya memberikan pembekalan kepada para calon anggota dewan, termasuk yang terpilih kembali,” ujar Ahmad Syaikhu kepada wartawan usai acara pembukaan.

Ahmad Syaikhu juga mengungkapkan bahwa ia sendiri sebagai calon anggota DPR RI terpilih, juga ikut serta dalam sekolah kepemimpinan partai ini.

“Di situ mungkin ada penambahan-penambahan, penyegaran-penyegaran yang bisa menjadi modal bagi kita untuk menyempurnakan tugas-tugas kita ke depan,” ujarnya.

Pada sisi lain, Ahmad Syaikhu mengaku bersyukur karena PKS berhasil menambah tiga kursi legislatif di DPR RI dalam Pemilu 2024.

“Alhamdulillah, Allah berikan tambahan tiga kursi di DPR RI, salah satunya tentu dari kontribusi di Jawa Timur. Jawa Timur ini ada tambahan dua kursi. Awalnya kita hanya dapat dua, tapi di Pemilu hari ini jadi lima kursi,” jelas Syaikhu.

Terkait Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, Ahmad Syaikhu mengungkap bahwa PKS telah resmi memberikan surat keputusan bakal calon gubernur dan wakil gubernur kepada Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak. Surat keputusan tersebut diserahkan pada Kamis (17/7/2024) siang.

“Saya berikan surat keputusan, jadi lebih kuat. Surat keputusan DPP PKS tentang bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur kepada Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak,” sebutnya.

Ahmad Syaikhu menjelaskan alasan memilih Khofifah dan Emil Dardak sebagai pasangan bakal calon gubernur Jawa Timur 2024. Di antaranya, karena progres yang telah dicapai kedua pasangan ini selama 5 tahun terakhir.

“Kita melihat 5 tahun ini ada progres-progres yang sudah dilakukan oleh beliau. Misalnya dalam Eko Pontren, dimana memadukan antara edukasi dengan pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.

Selain itu, Syaikhu juga menilai pasangan Khofifah dan Emil Dardak tersebut memiliki hubungan yang harmonis dan sinergis saat memimpin Jawa Timur selam 5 tahun sebelumnya.

“Ini tentu menjadi bukti bahwa dalam 5 tahun ke depan, dengan keserasian dan harmonis sinergi di antara keduanya, proses percepatan pembangunan di Jawa Timur Insyaallah akan lebih cepat,” tutupnya. (KN01)

Related posts

Alumnus ITS Raih Penghargaan Young Designer of the Year di Bidang Maritim

kornus

Pembelajaran Tatap Muka Segera Mulai, DPRD Jatim Apresiasi Langkah Gubernur Bentuk Satgas Covid-19 di Sekolah

kornus

Rizal Ramli dan Refly Harun Minta MK Hapus ambang Batas Presiden