KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Dewan Minta Pemkot Lebih Baik Bekerja Daripada Mimpi dan Mengumbar Jajni

Surabaya (KN) – Komisi C DPRD Surabaya meminta agar Pemkot Surabaya lebih baik bekerja daripada mimpi dan mengumbar janji untuk masyarakat. Hal ini terkait program yang dilakukan Pemkot untuk pembangunan kota.“Sebaiknya buktikan dengan kerja, jangan hanya bisa memberikan harapan terkait pembangunan. Kalau sudah banyak retorika, justru tak bisa membuktikannya. Implikasinya, banyak pembangunan yang gagal dijalankan,” ujar Ketua Komisi C Sachiroel Alim, Senin (11/2/2013).

Sekadar informasi, pada 2013, sesuai yang dianggarkan pada APBD Surabaya 2013, ada 1.132 rencana pembangunan. Dari seluruh proyek itu, Pemkot juga diminta untuk membuat target, proyek mana yang harus dicapai lebih dulu. Paling tidak, tak seluruh proyek yang bisa dicapai, tapi hanya proyek besar dan diperlukan masyarakat yang harus diselesaikan.

Sementara untuk tahun ini, terdapat 100 proyek dengan anggaran di atas Rp1 miliar. Proyek seperti ini yang harus dituntaskan Pemkot. Begitu juga dengan rekanan yang tak mampu mengerjakan proyeknya dengan sempurna sampai tuntas pada 2012, juga harus segera dievaluasi. Rekanan seperti itu sudah tak perlu lagi dipakai di Pemkot.

“Memang ada rekanan yang mendapat proyek lebih dari satu. Nyatanya, tak satupun proyek itu yang bisa diselesaikan sesuai kontrak sampai tutup tahun,” terang Alim.
Pihak Pemkot sendiri, saat ini masih melakukan rekapitulasi seluruh proyek. Selanjutnya, setelah itu rampung, maka akan segera diketahui proyek mana yang harus jadi prioritas.

Lebih jauh, Alim juga kembali mengungkit pembangunan SMPN serta SDN Klampis, SMPN 8 dan kantor kelurahan di Kandangan. Menurutnya, dari kegagalan itu seharusnya pemerintah kota tidak mudah memberikan pekerjaan kepada rekanan yang memiliki rekam jejak yang buruk.

“Saya tidak mau menyebutkan nama kontraktornya, tapi ada rekanan yang memperoleh proyek lebih dari satu tapi pelaksanaanya juga gagal. Itu harus menjadi bahan evaluasi dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR, red),” bebernya. (anto)

 

Foto Sachiroel Alim, Ketua Komisi C DPRD Surabaya

Related posts

Ketua DPRD Jatim, Kusnadi Sampaikan Duka Mendalam Kejadian Stadion Kanjuruhan Malang

kornus

Wagub Emil Harap ‘Perwira’ Mampu Cetak Wirausahawan Muda yang Kompetitif

kornus

Pembebasan Lahan Lamban, Proyek MERR II C Mangkrak

kornus