KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Gus Naim Dirikan Ponpes Yang Sekaligus Untuk Tempat Rehabilitasi Pengguna Narkoba

Surabaya (KN) – KH. Moch. Na’im Ridwan SH.MH atau yang buasa disapa Gus Naim mendirikan pondok pesantren yang rencananya sekaligus untuk tempat rehabilitasi pengguna narkoba.Pondok pesantren yang dibangun di tengah perkampungan penduduk, tepatnya di Jl Kedung Pengkol V Nomer 1-5 Surabaya. Peletakan batu pertama pondok pesantren yang dinamai Baitunna’im  ini dilakukan Minggu (22/4) suang.

Hadir dalam acara ini, selain ratusan santri Gus Naim, juga Wagub Jatim Saifullah Yusuf, Walikota Tri Rismaharini dan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman, pejabat yang hadir menyatakan dukungannya untuk membantu pendanaan pondok milik anggota Ketua Frasi PKB DPRD Surabaya tersebut.

Saat memberikan sambutan, Wagub Jatim Saifullah Yusuf, secara berseloroh mengatakan salut dengan semangat Gus Naim untuk membangun pondok ini. “Ini kita syukuri Gus Naim nekat, saya yakin ini dananya belum ada. Memang kiai yang asli memang seperti ini, ada dana jalan kalau dana habis mandeg.Saya menghargai Gus Naim, sungguh luar biasa tekadnya. Mudah mudahan cepatt terbangun,” ujar Gus Ipul, panggilan akrab wagub Jatim sambil tertawa.

Kabareskrim Komjen Pol Sutarman yang hadir bersama istri dari Jakarta langsung ke tempat acara mengatakan, sangat mendukung pembangunan poini. “Pesantren adalah tempat untuk belajar yang selama ini telah melahirkan pemimpin termasuk mantan Presiden RI, KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Tempat ini untuk memperbaiki akhlak kita. Kalau akhlak baik maka tidak ada korupsi, judi dan juga narkoba,” ujarnya.

Komjen Sutarman siap menyiapkan  zakat malnya tahun ini sebesar Rp 100 juta untuk mendanai pondok pesantren Baitunna’im. “Dengan sumbangan ini maka kita wujudkan cita cita luhur nabi muhammad saw, jangan merasa paling hebat tapi tak pernah berbuat. Pembangunan pondok ini insyaalloh tidak tersendat.saya yakin dan tidak tersendat, kalau tersendat, Gus tolong laporkan kepada saya,” ujar Sutarman.

Sementara Gus Naim menyatakan terimakasihnya atas dukungan yang diberikan semua pihak. Termasuk rencana donasi dana untuk membiayai pondok berlantai dua dengan ukuran bangunan 16 x 15 meter ini. “Guru saya, KH Usman Abidin, menganjurkan saya buka penyembuhan narkoba di pondok ini, saya memang sudah lama melakukan penyembuhan penyakit dan berbagai masalah bagi yang membutuhkan,” ujar Gus Naim.

Pondok ini nantinya akan digunakan pengajian rutin pada setiap Jumat Wage dan Selasa malam Rabu. Juga menampung para mahasiswa ITS dan Unair yang ingin mondok di Baitunna’im.

“Sudah sejak lama saya diberi amanat abah (ayah, red) saya dan dua guru saya KH Usman untuk mendirikan Pondok Pesantren. Namun baru kali ini amanat itu akan saya laksanakan. Untuk masalah pengobatan, saya memang sudah sejak lama melakukan itu,” kata Gus Na’im yang juga sebagai ketua Fraksi PKB di DPRD Surabaya, Minggu (22/4).

Para pejabat yang hadir itu menyatakan kesanggupannya untuk memberikan bantuan atas pembangunan Pondok Pesantren Baitunna’im Surabaya. “Hanya dengan bantuan doa saja, saya sudah banyak berterima kasih, apalagi nenbantu dana” kata Gus Naim. (anto)

Related posts

Hadapi Persaingan Ekonomi ASEAN, Organda Jatim Diminta Terapkan Tiga Hal

kornus

Penerima Jaskesmas Dan Raskin di Surabaya Salah Sasaran

kornus

PR Siswa Dihapus, Dinas Pendidikan Terapkan Kegiatan Pendalaman Karakter

kornus