Surabaya (KN) – Kepala bakesbangpol Linmas Kota Surabaya, Soemarno mengatakan bahwa dengan takbir keliling di kampung-kampung, maka akan menghindari terjadinya kemacetan di jalan raya.“Dalam takbir keliling itu, diharapkan warga hanya jalan kaki tidak perlu menggunakan kendaraan bermotor. Selain untuk mengurangi potensi kemacetan, takbir keliling di kampung-kampung juga lebih menguatkan ikatan batin antara warga dengan kampung halamannya,” ujar Soemarno, Senin (14/10/2013).
Diharapkan dengan adanya takbir keliling yang digelar di kampung-kampung, potensi gangguan keamanan, jelang Idul Adha 1434 Hijriyah juga bisa dikurangi.
Selain itu, Pemkot Surabaya menyiapkan 1.200 personil gabungan, untuk mengantisipasi peringatan Idul Adha tahun ini. “Personil gabungan itu, diantaranya dari Bakesbang Linmas, Satpol PP, PMK, Dinas Kebersihan Pertaman, Dinas Perhubungan, Surabaya Rescue dan Tagana,” jelas Soemarno.
Para personil itu akan disiagakan di beberapa lokasi yang berpotensi rawan, diantaranya akses masuk Surabaya, beberapa tempat rekerasi dan hiburan umum (RHU), mulai Senin (14/10/2013) malam.
“Semua tempat RHU harus tutup, jelang dan selama pelaksanaan Idul Adha tahun ini,” tegas Soemarno. (anto)
Ilustrasi-takbir keliling
