
Jakarta,mediakorannusantara.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima silaturahmi keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda II Bayasari, Ciamis di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 27 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Gibran menyampaikan dukungan penuh terhadap proses digitalisasi termasuk pembelajaran berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di lingkungan pesantren.
Pertemuan bersama Dewan Kiai K.H. Iqbal Syihabudin ini menjadi bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pemanfaatan teknologi digital.
Kiai Iqbal mengungkapkan bahwa Gibran menyambut rombongan dengan bahagia karena memiliki program khusus untuk anak didik melalui pengembangan AI dan program digital masa kini.
“Dia menerima kami dengan bahagia dan dia punya program kan untuk anak didik dengan program AI-nya, dengan program digital hari ini. Nah, dia sangat menyambut antusias karena nanti yang akan diberikan pengarahan di pesantren itu adalah program dia langsung dengan anak didik dan masyarakat,” kata Kiai Iqbal usai pertemuan pada Senin, 27 April 2026.
Gibran juga menyambut baik berbagai inisiatif pendidikan yang diajukan, termasuk penguatan pembelajaran berbasis teknologi bagi para santri maupun masyarakat sekitar pesantren.
Selain membahas pendidikan digital, keluarga besar ponpes mengundang Gibran untuk menghadiri reuni alumni yang rutin diselenggarakan oleh Himpunan Alumni Miftahul Huda II (HAMIDU).
Kegiatan reuni tersebut direncanakan berlangsung pada tanggal 29 hingga 31 Mei 2026 dengan berbagai rangkaian acara yang telah disiapkan.
“Kami dari pesantren itu suka mengadakan rutinitas reuni alumni. Namanya itu Himpunan Alumni Miftahul Huda II (HAMIDU). Kebetulan, itu kita adakan di akhir bulan Mei, tanggal 29, 30, sampai 31. Itu berbagai rangkaian acara nanti digelar dan kami kirimkan undangan ke Pak Wapres untuk bisa memberikan pengarahan dan silaturahim kepada para santri di Miftahul Huda II,” jelas Kiai Iqbal.
Pihak pesantren juga mengharapkan Gibran dapat meresmikan perguruan tinggi yang saat ini sedang dalam proses pendirian sebagai bentuk pengembangan pendidikan formal di lingkungan Miftahul Huda II.
“Kebetulan kami pun dari Pesantren Miftahul Huda II lagi proses pendirian perguruan tinggi. Nah, itu kami ingin nanti Pak Wapres bisa meresmikan Perguruan Tinggi An-Nawawi yang akan di-launching pada acara reuni alumni,” tuturnya pada Senin, 27 April 2026.(wa/ar)
