KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Menkeu Siapkan Pembiayaan Rp2 Triliun Guna Dongkrak Ekspor Furnitur dan Tekstil

Jakarta, mediakorannusantara.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp2 triliun untuk memperkuat pembiayaan ekspor bagi industri furnitur dan tekstil melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Dalam konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan pada Selasa, Purbaya menegaskan bahwa para pelaku usaha di kedua sektor tersebut kini dapat mengakses pembiayaan dengan bunga kompetitif sebesar 6 persen.

​Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas usulan para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI).

Sebelumnya, para pelaku usaha mengusulkan peningkatan volume pembiayaan hingga mencapai Rp16 triliun guna memaksimalkan potensi pasar global. Purbaya menjelaskan bahwa saat ini volume pembiayaan LPEI baru mencapai Rp200 miliar, sehingga pemerintah memutuskan untuk menaikkan batas anggaran menjadi Rp2 triliun sebagai langkah awal pemulihan industri.

​Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengungkapkan bahwa peluang pasar furnitur global sangat menjanjikan dengan nilai mencapai 300 miliar dolar AS. Namun, porsi ekspor Indonesia saat ini baru menyentuh angka 2,5 miliar dolar AS, yang menunjukkan bahwa kontribusi nasional masih relatif kecil dibandingkan potensi yang ada. Selain masalah pendanaan, para pengusaha juga menyoroti pentingnya deregulasi dan strategi industrialisasi untuk memperkuat daya saing produk lokal di kancah internasional.

​Lebih lanjut, pengusaha menyampaikan pentingnya diversifikasi pasar agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada Amerika Serikat yang selama ini menyerap 60 persen porsi ekspor furnitur Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur, menambahkan bahwa industri sangat mengharapkan dukungan konkret dari pemerintah, terutama melalui ketersediaan modal murah. Meskipun mengapresiasi tingkat bunga 6 persen yang diberikan LPEI, pihaknya berharap pemerintah terus meningkatkan volume pendanaan agar jangkauan dukungan terhadap para perajin dan pengusaha mebel dapat lebih luas dan merata.

Related posts

Diminati Warga Asing, Tas dan Dompet Kulit Produksi UMKM Binaan SIG Jadi Primadona Bazar UMKM untuk Indonesia

kornus

Muhammadiyah anjurkan Shalat Idul Fitri di rumah

Merasa Pencalonanya di Dzolimi, Khofifah Lapor ke DKPP dan MK

kornus