KORAN NUSANTARA
indeks

Dorong Akses Hunian MBR, Menteri PKP Resmikan Akad Massal Rumah Subsidi di Serang

Serang, mediakorannusantara.com  – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa kemudahan akses kepemilikan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) kini menjadi prioritas utama pemerintah.

​Hal tersebut disampaikan Maruarar saat menghadiri acara Akad Massal Rumah Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan serah terima kunci di Perumahan Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12).

​Menurut Maruarar, komitmen pemerintah terlihat dari skema pembiayaan yang sangat terjangkau. Hal ini membuka peluang bagi berbagai profesi, mulai dari tenaga kependidikan, asisten rumah tangga (ART), hingga pedagang kecil, untuk memiliki rumah layak huni.

​”Melalui Bank BTN, masyarakat bisa mencicil selama 20 tahun dengan angsuran hanya Rp1,1 juta per bulan. Uang muka (DP) pun hanya 1 persen, bahkan bebas biaya BPHTB. Ini adalah langkah nyata untuk rakyat,” ujar Maruarar.

​Dalam dialognya bersama warga, Maruarar mengapresiasi keberhasilan program subsidi yang kini mampu menjangkau lapisan masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses layanan perbankan (unbankable).

​Salah satu penerima manfaat, Mahfud, seorang tenaga Tata Usaha (TU) di sebuah SMK, mengaku sangat terbantu dengan kebijakan ini. Setelah bertahun-tahun berpindah kontrakan, ia akhirnya bisa memiliki hunian tetap.

“Sangat senang, ini rumah impian kami. Selain cicilannya ringan, lokasinya juga bebas banjir dan keamanannya terjamin,” ungkap Mahfud.

​Maruarar menambahkan bahwa efektivitas program ini dibuktikan dengan capaian penyaluran rumah subsidi yang mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah program FLPP digulirkan sejak 2010.

​”Tahun ini tercatat rekor 266.000 unit. Angka ini melampaui capaian tertinggi sebelumnya pada tahun 2023 yang berjumlah 229.000 unit. Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi solid antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan konsumen,” pungkasnya ( wa/ar)

Related posts

KRI Nanggala Dinyatakan Subsunk, Gubernur Khofifah : Kami Berduka, Prajurit Mayoritas Warga Jatim

kornus

Polsek Krembangan Gelar Razia di Depan Map[olsek

kornus

Mulai 1 Agustus 2012, Pemkot Berlakukan Tarif Baru Retribusi Kebersihan

kornus