KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

31 Orang Calon Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Kloter Pertama Gagal Berangkat

gubernur- jatim- memberi- ucapan- selamat - calon -jamaah- haji Surabaya (KN) – Sedikitnya 31 orang calon jamaah haji dari kelompok terbang (kloter) pertama embarkasi Surabaya gagal berangkat ke Arab Saudi. Mereka masih tertahan di Asrama Haji Embarkasi Sukolilo (Ahes) lantaran belum memiliki visa. Hingga hari keberangkatannya, Jumat (21/8/2015) pagi, visa 31 orang yang berasal dari Magetan dan Surabaya masih dalam proses di Kedutaan Besar Arab Saudi.

Kepala Kemenag Jawa Timur menerangkan, saat ini Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya masih mengupayakan agar visa yang belum selesai cepat teratasi. Sebab, jauh-jauh hari PPIH sudah bekerja keras untuk menyelesaikan pengurusan visa.

“Visanya belum selesai, jadi yang berangkat untuk kloter pertama ini jumlahnya 419 orang,” ujarnya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (Ahes), Jumat (21/8/2015).

Mahfudh memastikan, jamaah haji kloter pertama yang tidak berangkat bersama rombongannya akan dimasukkan pada kloter selanjutnya. Hal ini tentu setelah proses visa sudah selesai diurus. “Tenang aja, mereka pasti berangkat kok, nanti kita ikutkan dengan kloter-kloter setelah ini,” terangnya.

Meski gagal berangkat bersama rombongannya, ke 31 jamaah haji itu tidak akan dipulangkan ke rumahnya. Mereka akan ditampung di asrama haji. PPIH siap meberikan fasilitas, mulai dari makan hingga tempat bermalam.

Calon Jamaah Haji (CJH) kloter pertama Embarkasi Surabaya berangkat ke tanah suci pada Jumat (21/8/2015) sekitar pukul 10.00 WIB dari Bandara Internasional Juanda. Keberangkatan kloter asal Magetan dan Surabaya ini dilepas oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Bir Ali Asrama Haji Sukolilo.

Usia tertua kloter pertama calon jemaah haji adalah dengan usia 86 tahun dengan nama Mahfud Effendi berasal dari Surabaya, dan yang termuda dengan usia 23 tahun atas nama Camelia dari Surabaya usia 23 tahun.

Pada kesempatan tersebut, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim menyampaikan agar para calon jemaah haji ketika menjalankan ibadah harus sabar dan selalu menjaga kebersamaan dengan yang lain. “ Yang terutama adalah meluruskan niat karena ibadah haji adalah panggilan Allah,” ujarnya.

Ia mengharapkan jemaah haji yang berasal dari Indonesia menjalani ibadah dengan aman dan damai.”Saya titip kepada para calon jemaah haji agar mendoakan kondisi Jatim selalu makmur dan berakhlaq mulia. Dan tidak lupa, tetap membawa budaya Indonesia yang santun ketika di tanah suci, saling menolong antar sesama “ ungkapnya.

Selain dihadiri Pak De Karwo, komisi VIII DPR RI turut mendampingi keberangkatan calon jamaah haji kloter pertama. Ketua rombongan Komisi VIII Hamka Haq mengatakan adanya visa yang belum selesai tidak akan mempengaruhi keberangkatan jamaah. Setiap kloter keberangkatan selalu disediakan bangku kosong untuk tempat jamaah yang gagal berangkat bersama rombongannya.

“Seperti Surabaya ini selalu menjadi cadangan, kalau ada anggota kloter yang gagal berangkat otomatis bangkunya kosong, nah itu nanti diisi oleh jamaah dari SUrabaya atau jamaah yang gagal berangkat bersama rombongannya sendiri,” katanya. (wan)

Related posts

BK Panggil Machmud, Agus Santoso Minta Maaf

kornus

PDIP Surabaya Targetkan Kemenangan Eri Cahyadi – Armuji 70 Persen

kornus

Tak Terimbas Corona, Permintaan Sayuran hidroponik di Kediri Stabil