KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Walikota Menilai Penolakan Mutasi Guru Banyak Motifnya

Surabaya (KN) – Walikota Surabaya Tri Rismaharini menilai, mutasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Surabaya terhadap para guru memiliki banyak manfaat. Baik untuk sekolah, guru hingga siswa yang ada di Surabaya. Salah satunya melatih siswa di Surabaya agar bisa survive dalam segala kondisi dan situasi.“Hidup tidak selamaya enak dan mulus itu yang harus kita ajarkan bagi anak anak kita. Makanya bagi siswa yang dikirim ke luar negeri saya tidak mau hanya dua minggu, tapi saya ingin satu bulan, biar mereka belajar mandiri tanpa orang tua dan pembantu,” ujar Tri Rismaharini.

Menurut Risma, demikin sapaan akrab Tri Rismaharini, ketika dirinya menjabat sebagai pejabat di pemerintah kota, mutasi dari satu dinas ke dinas lainya bukan merupakan hal yang aneh. Sebab itu sesuai dengan sumpah jabatan yang pernah ia ucapkan.
“Saya pernah dalam satu tahun dipindah tiga kali, mulai dari Bappeko, bina bangunan hingga ke dinas kebershan,” jelas Risma.

Sementara menyikapi gejolak yang saat ini timbul, Walikota berharap, masalah tersebut tidak dilihat dengan mata telanjang. Karena berdasarkan penulusuran yang dilakukan pemkot, ternyata banyak motif ditemukan di lapangan dalam penolakan rencana mutasi yang akan digalakkan Dindik.

“Motifnya macam-macam ada yang karena banyak mendapat penghasilan tambahan dari sekolah yang lama. Misalnya dari kursus, sehingga guru tersebut enggan untuk dipindah,” tandas Risma. (anto)

 

Foto : Walikota Surabaya Tri Rismaharisi

Related posts

Dokter Agung Gelar Bukber KAHMI Jatim, Emil Dardak Dukung Meritokrasi

kornus

Konga XXXII-A Peringati Hari Lahir ke-67 TNI AL di Haiti

kornus

Panglima TNI: Dimanapun TNI Berada TNI Harus Punya Nilai Manfaat Bagi Masyarakat, Termasuk Bantu Program Desa

kornus