KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Utang BLBI 1997–1998 Resmi Lunas, Kemenkeu Manfaatkan Surplus Bank Indonesia

Menteri Keuangan Suahasil Nazara

Jakarta, mediakorannusantara.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan kewajiban surat utang yang diterbitkan dalam rangka penanganan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia pada krisis 1997–1998 telah lunas pada Agustus 2026.

“Sekarang, surat utang yang dalam rangka penanganan krisis 97–98 kemarin tuntas kami selesaikan pada bulan Agustus. Ini juga adalah suatu prestasi kita,” kata Suahasil sebagaimana dalam pernyataannya dari kanal resmi YouTube Kementerian Keuangan, dikutip di Jakarta, Minggu.

Pelunasan tersebut dilakukan menggunakan surplus Bank Indonesia yang disetorkan kepada Kas Negara.

Suahasil menjelaskan, berdasar proses audit buku 2025, terdapat informasi bahwa Bank Indonesia memiliki surplus.

Surplus dari Bank Indonesia lantas diberikan kepada kas negara, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Oleh karena itu, saat ini Kementerian Keuangan sudah menerima pendapatan dari Kekayaan Negara yang Dipisahkan sebesar Rp58 triliun.

“Penggunaannya diatur untuk membayar kewajiban atau membayar penyelesaian surat utang RI. Surat utang negara yang ketika itu dikeluarkan dalam rangka penanganan krisis 97–98,” kata Suahasil.

Oleh karena itu, Suahasil menggunakan surplus Bank Indonesia untuk membayar kembali kewajiban surat utang dalam rangka penanganan krisis 1997–1998 tersebut.

Pelunasan surat utang terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia tersebut menyusul pelunasan kewajiban obligasi rekapitalisasi atau obligasi rekap pada Juli 2020.

“Ada beberapa jenis obligasi kami keluarkan ketika itu (krisis 1997–1998). Nah, ada yang sudah lunas di Juli 2020, ada yang lunas di (Agustus) kemarin,” ucap Suahasil.

( wa/an)

Related posts

Data Scientist adalah Profesi Menjanjikan di Era Digital

kornus

Kementerian PUPR bangun PSU 643 rumah subsidi di Kalimantan Selatan

Kemmenpora Beri Bantuan Peralatan Olahraga ke Unhas