Jakarta (KN) – Kementrian Agama RI akhirnya mau menurunkan biaya pemondokan haji tersebut setelah terus didesak oleh Komisi VIII DPR RI melalui pembahasan panjang. Biaya pemondokan yang semula diplot SAR 4.500 akhirnya turun menjadi SAR 4.300 perjamaah atau setara Rp 10 juta.
Namun DPR RI masih menganggap besaran biaya pemondokan ini masih tinggi dan harus diturunkan lagi menjadi kisaran Rp SAR 4.000 perjamaah. Sebab subsidi dari pemerintah terhadap biaya pemondokan ini juga cukup tinggi mencapai SAR 700 per jamaah.
Menurut Choirun Nisa dari Komisi VIII DPR RI, besaran biaya pemondokan ini masih sama dengan tahun lalu artinya belum ada penurunan. “Sama mahalnya, harus turun lagi,” kata Nisa. Tahun lalu biaya pemondokan haji ditetapkan SAR 3.850 perjamaah.
Pos anggaran haji tahun ini juga akan memakai bunga simpanan haji milik para nasabah. Dana yang akan digunaka sekitar Rp 1,6 hingga Rp 1,8 triliun. “Pastinya belum ditetapkan,” katanya.
Penggunaan dana bunga simpanan haji ini juga tak boleh asal asalan. Yang tidak perlu dibiayai maka tidak akan mendapat kucuran bunga simpanan haji. Seperti pembelian mobil operasional di Arab Saudi serta tenaga penunjang ibadah haji yang bisa diambilkan dari APBN.
Kementri Agama RI sampai saat ini masih ngotot agar biaya haji tahun 2012 ini naik Rp 4,5 juta per jamaah atau USD 500. Namun DPR RI tak menuruti begitu saja dan menekan semua pos anggaran yang tidak penting untuk dipotong.
Permintaan Pemerintah yang akan menaikkan biaya haji hingga Rp 4,5 juta perorang dinilai kalangan DPR RI tak wajar dan harus direvisi. (red)
