Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Jatim menagih janji Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang segera akan mengangkat pejabat definitif kepala 20 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jatim yang hingga saat ini masih mengalami kekosongan pimpinan sejak tahun 2019 lalu.
“Dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) sudah disepakati semuanya untuk menagih gubernur yang berjanji segera mengisi kekosongan Plt kepala dinas,” jelas wakil ketua Komisi A DPRD Jatim Hadi Dediansyah usai rapat Banmus di DPRD Jatim, Selasa (27/7/2021).
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim ini mengungkapkan, pihaknya berharap pihak eksekutif segera menetapkan pejabat definitif 20 OPD yang hingga saat ini masih diisi oleh pelaksanan tugas (Plt). “Harus segera diisi pejabat definitif supaya tidak mengganggu kinerja OPD,” jelasnya.
Senada dengan Hadi Dediansyah, Ketua Komisi A DPRD Jatim Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagyo mengatakan pihaknya memberikan batas waktu agar segera dilakukan penetapan pejabat definitif 20 kepala OPD di Pemprov Jatim yang sudah dua tahun masih kosong dan dijabat oleh Plt.
“Semua sepakat untuk itu dan ini juga koreksi serta memberikan solusi kepada eksekutif demi kebaikan untuk Jatim,” tandas anggota Fraksi Golkar DPRD Jatim mantan Pangdam I/Bukit Barisan tersebut.
Sementara anggota Komisi A lainya, Mohammad Azis mengungkapkan ada beberapa permasalahan yang dinilai DPRD Jatim atas kinerja dari Gubernur Khofifah.
“Yang pertama soal serapan anggaran minim dan kosongnya sejumlah kepala OPD Pemprov Jatim yang sejak tahun 2019 kosong tak kunjung diisi pejabat definitif,” kata Azis.
Anggota DPRD Jati dari Fraksi PAN ini mengatakan, kekosongan jabatan tersebut juga ada kaitannya dengan serapan.anggaran. “Kalau Plt kepala OPD tentunya kewenangannya tak bisa fokus dan akan mempengaruhi serapan anggran Pemprov Jatim,” terangnya.
“Jika tidak segera meningkatkan serapan anggaran dan segera mengangkat pejabat definitive untuk mengisi 20 kepala OPD Pemprov yang kosong,” imbuhnya.
(KN01)
Foto : Ketua Komisi A DPRD Jatim Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagyo dan anggota Komisi A DPRD Jatim Mohammad Azis.
