KORAN NUSANTARA
hukum kriminal indeks

Satlantas Polrestabes Sediakan Kopi Gratis Bagi Pengendara Roda Dua

Surabaya (KN) – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya terus melakukan terobosan dalam menekan angka kecelakaan di jalan raya.Salah satunya yaitu menyediakan kopi gratis bagi para pengendara roda dua yang mematuhi aturan lajur kiri dan berangkat lebih pagi, pukul 06.00 – 06.30 WIB, di sekitar Taman Bungkul.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Sabilul Alif di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/1/2013) mengatakan, kopi gratis tersebut merupakan bagian dari upaya meminimalisasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Menurutnya, berangkat lebih pagi ke tempat kerja, bisa lebih santai dan tidak terburu-buru ketika di jalan. “Kami harap pengendaran tidak khawatir telat masuk kantor karena masih ada waktu. Sambil santai di jalan, bisa menikmati kopi yang sudah disediakan. Namun syaratnya harus tetap gunakan lajur kiri ketika berkendara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program ini dikemas dalam empat kegiatan, yakni Suroboyo tertib lalu lintase, Bonek ae iso tertib, rek !, One school one police, serta Cangkrukan lantas (road show dan blusukan). “Tujuannya satu, yaitu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas Kota Surabaya yang nyaman dan kondusif,” paparnya.

AKBP  Sabilul Alif menambahkan, saat ini sebagian besar kejadian kecelakaan disebabkan pengendara motor terburu-buru. Akibatnya, mereka seenaknya ambil lajur kanan, lajur kiri, salip kanan, dan salip kiri. Oleh karena itu mulai hari ini pihaknya akan menyiagakan petugas di daerah jalan Raya Darmo.

Sebelumnya, Satlantas Polrestabes Surabaya juga menggandeng Bonek atau Suporter Persebaya untuk tertib lalu lintas yaitu program tersebut dinamai . Bomterlas (Bonek Tertib Lalu Lintas) yang bakal digelar pada Bulan Januari 2013 ini hingga Mei 2013, dan juga melaunching program inovasi lalu lintas sebagai wujud implementasi program nasional Decade of Action For Road Safety.

Program yang akan dikenalkan pada masyarakat itu antara lain Kalkir (Kanalisasi Lajur Kiri), Jembatan Merah (Jangan Menerobos dan Menghambat di Lampu Merah), STMJ (Surabaya Taat Marka Jalan), dan Sluman Slumun Slamet, Ransel (Kendaraanku Sehat dan Lengkap).

Sebelumnya, Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) memberikan rekor ke 5.777 kepada Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya atas aksi keselamatan di jalan melalui penindakan kendaraan roda dua yang tidak sesuai spesifikasi teknis terbanyak, 1.131 motor dalam waktu empat jam.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Sabilul Alif mengaku bangga dengan pencapaian rekor ini. Pihaknya mengaku awalnya tidak ada keinginan mencatatkan rekor MURI, namun karena dinilai layak maka raihan tersebut diapresiasi. (red)

 

Foto : Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Sabilul Alif

Related posts

Sukses Pertahankan Kinerja Positif Selama Tiga Tahun Berturut-turut, SIG Raih Bisnis Indonesia Award 2023

kornus

Pusat Data Berbasis Cloud Indonesia Ditargetkan Beroperasi 2024

Pj Gubernur Adhy Karyono: Wujudkan Visi Jatim Berakhlak, Maju, Berdaya Saing Global, Sejahtera, dan Berkelanjutan

kornus