KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Raskin Tak Bisa Dijamin Terbebas dari hama Kutu

Surabaya (KN) – Manajemen Perum Bulog Jatim tidak dapat memberi garansi bahwa beras untuk rakyat miskin atau raskin bisa 100 persen terbebas dari hama kutu. Hal ini diakui oleh Dirut Perum Bulog Jatim, Sutarto Alimuso yang mengatakan, karakteristik beras Bulog memang diperuntukkan untuk disimpan terlebih dahulu di gudang untuk sekian bulan kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Karena disimpan dalam waktu yang relatif lama dengan kemampuan penyaluran beras untuk raskin maupun operasi pasar lebih dari delapan bulan itu memicu datangnya hama kutu jauh lebih cepat,” kata Sutarto, Jumat (8/22013).

Sutarto mengklaim, dibandingkan gudang sejenis yang dikelola swasta, pemeliharaan stok berasnya jauh lebih baik. Prosedur pemeliharaan stok beras seperti menyemprotkan fumigasi pada potensi hama kutu sudah menjadi pekerjaan rutin.

Ia mengimbau, sebelum raskin disalurkan ke masyarakat, ke depan aparat pemda turut mengecek kualitas beras sejak berada di gudang Bulog. “Kalau saya lihat, tahun ini masih akan terjadi. Sama sekali hama kutu hilang itu tidak mungkin. Gudang kita nggak ada yang kedap udara, karena desain seperti itu sangat mahal dan pemerintah akan sangat keberatan,” ujarnya.

Melihat posisi stok per 31 Desember 2012 mencapai 2,276 juta ton. Jumlah beras yang di gudang Bulog diperuntukkan guna mencukupi kebutuhan 8,35 bulan penyaluran rutin. “Misalnya, beras yang akan dikeluarkan Oktober lalu, artinya berasal pengadaan beras bulan Februari,” kata dia.

Sedangkan kondisi beras yang menjamur atau berwarna kuning, Bulog pun bersedia memberikan gantinya. Seperti yang dilakukan Bulog Divre Jatim yang menyatakan kesiapannya mengganti beras yang kondisinya kurang bagus. “Untuk menjaga kualitas dan pelayanan bagi masyrakat, kami menjamin raskin di Jatim kondisinya bagus.

Namun, jika ada raskin yang diterima masyarakat dalam, seperti menjamur atau warna kuning, maka Bulog siap menggantinya,” kata Kadivre Bulog Jatim, Rusdianto. (rif)

Related posts

Anggota DPRD Jatim Dukung Pemeriksaan Deteksi Corona Bagi Tenaga Medis

kornus

SBY Mulai “Turun Gunung” di Jawa Timur, Sasaran Kali Ini Daerah Matraman

Jaga Kebugaran, Anggota Korem Diminta Rutin Olahraga Mandiri

kornus