
Surabaya, mediakorannusantara. – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama LL DIKTI VII melaunching Program Kampus Berdampak untuk Komunitas Lebih Tangguh (Kakak Tangguh) di Hotel Morazen Jl. Kayoon Surabaya, Senin (22/6).
Acara ini didampingi Direktur Kelembagaan Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek Prof. Mukhamad Najib, Plt. Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek Prof. Sandro Mihradi, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jatim Prof. Dyah Sawitri, dan Direktur UI Green Metric Vishnu Juwono.
Peluncuran program ini dilakukan bersamaan dengan pembukaan Raker Pimpinan Perguruan Tinggi dan Anugerah Kampus Unggulan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Tahun 2026.
”Kakak tangguh ini memperluas akses pendidikan berkualitas bagi para pelajar Jawa Timur sekaligus menjadi penguat ekosistem pendidikan, ekosistem sumber daya manusia dan ekosistem proses pemajuan semua sektor melalui Jawa Timur,” kata Gubernur Khofifah.
Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa Program Kakak Tangguh merupakan ikhtiar bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan perguruan tinggi dan LLDIKTI Wilayah VII.
Program ini bertujuan untuk menghadirkan akses pendidikan yang lebih luas serta mendorong lahirnya perubahan sosial yang berkelanjutan di Jawa Timur.
”Terima kasih kepada Ibu Ketua LLDIKTI yang telah mengkoordinasikan semua perguruan tinggi swasta, dan kemudian menyiapkan beasiswa untuk anak-anak Jawa Timur tahun ini total 62.000 beasiswa dari perguruan tinggi swasta, ini luar biasa,” ungkapnya.
Lebih lanjut Khofifah juga menegaskan bahwa Program Kakak Tangguh lahir dari sebuah cita-cita mulia yang memastikan setiap keluarga berhak memiliki satu pahlawan intelektual. (Kn-01)
