Surabaya (KN) – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Ediwan Prabowo meminta prajurit TNI untuk tidak membuka usaha sampingan, termasuk usaha ilegal. Salah satunya seperti usaha mercon yang menewaskan Serma Agus di Gang Malabar, Kecamatan Kota, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
“Kalau masih ada saja prajurit yang melakukan usaha sampingan, apalagi usaha ilegal, ini sudah keluar dari jalurnya dan bukan prajurit sejati yang kita harapkan,” kata Mayjen TNI Ediwan Prabowo kepada wartawan usai Upcara peringatan HUT TNI ke 68 di lapangan upacara Makodam V Brawijaya Surabaya, Sabtu (5/10/2013).
Ediwan yang juga Komandan Garnisun Tetap (Gartap) III/Surabaya mengatakan, pendapatan prajurit saat ini lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Pasalnya, selain mendapatkan gaji 13, jprajurit uga mendapatkan tunjangan kinerja.
“Pendapatan prajurit sudah lebih baik. Ada gaji ke 13 dan komitmen tunjangan kinerja atau remunerasi,” terangnya.
Pangdam menegaskan, pihaknya akan menertibkan prajurit yang membuka usaha sampingan dan usaha ilegal. “Ya kita akan berusaha menertibkan semua,” tandasnya. (wan)
Foto : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Ediwan Prabowo
