
Jakarta, mediakorannusantara.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait mengerahkan personel untuk membantu penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Bali. Tim gabungan fokus pada evakuasi korban, pembukaan jalur yang tertutup material longsor, dan pengaturan arus lalu lintas untuk memperlancar distribusi bantuan logistik.
Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam operasi ini.
“Polri berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, bersinergi dengan seluruh instansi untuk memastikan evakuasi berjalan lancar dan kebutuhan warga di pengungsian dapat terpenuhi,” kata Daniel dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pembersihan di jalur-jalur yang terdampak longsor serta menyalurkan bantuan ke lokasi-lokasi pengungsian. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat kondisi cuaca masih berpotensi menimbulkan bencana susulan.
Bencana ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Provinsi Bali pada 9 hingga 10 September 2025. Akibatnya, sejumlah akses jalan utama tertutup material longsor dan beberapa permukiman warga terendam banjir.
Berdasarkan laporan sementara, bencana ini telah menewaskan 9 orang, melukai 47 orang, dan memaksa 237 warga mengungsi ke empat titik lokasi yang telah disiapkan.( wa/ar)
