KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Pemprov Jatim Renovasi 17 Rumah Perintis Kemerdekaan

Pemprov JatimSurabaya (KN) – Tahun 2013 ini sebanyak 17 rumah perintis kemerdekaan yang tidak layak mendapatkan program renovasi dari pemerintah pusat dan provinsi.Kepala Dinas Sosial Pemprov Jatim, Sujono, Selasa (20/8/2013) mengatakan, program renovasi rumah perintis kemerdekaan ini dilalukan secara bertahap. Dalam setiap tahunnya jumlahnya memang tidak terlalu banyak, namun dilakukan secara rutin.

Dari 17 rumah yang mendapatkan program bantuan, sebanyak 15 rumah pembiayaannya dialokasikan dari dana APBN dan 2 rumah dari dana APBD Jatim.
“Setiap rumah dialokasikan Rp 25 juta dan dana tersebut langsung ditransfer kenomor rekening penerima program,” katanya.

Agar dana yang dikirimkan benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan pembangunan rumah, Tim Dinsos Jatim bekerja sama dengan Kabupaten/Kota juga melakukan pendampingan ke masing-masing peserta. Upaya tersebut untuk menghindari pemanfaatan dana tidak digunakan untuk hal-hal yang lainnya.

Selain bantuan dana renovasi rumah, pemerintah juga memberikan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok pada Hari Pahlawan pada perintis kemerdekaan. Pemerintah juga melakukan program bedah rumah bagi rumah tak layak huni dan direhabilitasi oleh pemerintah.

Dikatakannya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Pepatah tersebut kini diwujudkan pemerintah dengan membangun dan merenovasi rumah mereka. Meski dalam setiap tahunnya program ini sangat terbatas, namun paling tidak upaya perhatian dari pemerintah ini dapat meringankan beban mereka.

Data Dinsos Jatim menyebutkan, tahun 2009 pemerintah telah merenovasi 31 rumah yang berasal dari dana APBN 16 rumah, dan 15 rumah dari APBD. Program ini mulai digulirkan pada tahun 2004, hingga saat ini jumlah rumah yang telah direnovasi pemerintah melalui program tersebut sebanyak 112 rumah.

Rinciannya, tahun 2004 melalui dana pemerintah tersebut 25 rumah, 2005 sebanyak 28 rumah, 2006 sebanyak 18 rumah, 2007 sebanyak 10 rumah, 2008 sebanyak 28 rumah, dan 2009 sebanyak 31 rumah. Setiap unit rumah pemerintah menganggarkan dana senilai Rp 25 juta. Dari dana tersebut kegiatan perbaikan akan diprioritaskan pada perbaikan lantai rumah, dinding dan atap rumah.

Rumah-rumah yang direnovasi adalah hasil usulan dari pemerintah Kabupaten/Kota sesuai dengan kondisi kelayakan pakai. Suroso (83) salah satu perintis kemerdekaan mengharapkan, pemerintah agar lebih memperhatikan masyarakat serta para pejuang kemerdekaan, paling tidak mereka dilibatkan dalam upaya pembangunan untuk menuju Jawa timur yang lebih baik lagi.

“Kami berterima kasih atas perhatiannya kepada kami, kami mengharapkan ke depannya upaya-upaya mewujudkan proses pembangunan agar bisa lebih baik lagi, baik dari infrastruktur maupun pembangunan lainnya” katanya. (rif)

Related posts

Walikota Dukung Bunda PAUD Jadi Penggerak Perubahan Anti Korupsi

kornus

Sirene di Indonesia akan Berbunyi pada 17 Agustus 2020

PLN sebut Transaksi SPKLU naik 4,5 kali lipat saat libur Natal-tahun baru