![]()
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menerima penghargaan bergengsi itu diantaranya kategori di bidang Implementasi Program 3 Juta Rumah, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri serta Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan di Hotel Bali Nusa Dua Convention Centre, pada Jumat (28/8/2026) malam.
Surabaya (mediakorannusantara.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, Pemkot Surabaya menyabet tiga penghargaan sekaligus dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) Republik Indonesia (RI).
Tiga penghargaan bergengsi itu diantaranya kategori di bidang Implementasi Program 3 Juta Rumah, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri serta Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan. Ketiga penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam Rapat Koordinasi Forkopimda dan Apresiasi Pemerintah Daerah Batch II 2026 Regional Jawa-Bali Tiga penghargaan bergengsi itu diantaranya kategori di bidang Implementasi Program 3 Juta Rumah, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri serta Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan.
“Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjadi lebih baik lagi untuk memberikan pelayanan publik kepada masyarakat yang terbaik dari Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri seusai acara.
Wali Kota Eri mengatakan, penghargaan ini tidak bisa diraih tanpa ada peran masyarakat Kota Surabaya, yang ikut andil dalam program pemilahan sampah. Ia menyebutkan, Pemkot Surabaya telah menggerakkan warganya untuk ikut serta peduli terhadap lingkungan, salah satunya yaitu melakukan pemilahan sampah yang dimulai dari tingkat RT.
Tidak hanya itu, Wali Kota Eri menerangkan, Surabaya juga menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang memiliki tempat pengolahan sampah menjadi tenaga listrik. “Sejak tahun 2021, alhamdulillah listrik sudah bisa menjadi 11 Megawatt (MW). Tidak hanya berjalan di situ, kami juga memilah sampah dari bawah, semoga ini menjadi semangat kita semuanya di Indonesia untuk memilah sampah dari setiap rumah sehingga program Pak Presiden yang Asri bisa terwujud,” terangnya.
Wali Kota Surabaya yang akrab dengan sapaan Cak Eri Cahyadi itu juga mengungkapkan, bahwa melakukan pemilahan sampah di Surabaya tidak berjalan mulus begitu saja. Ada berbagai upaya yang terus dilakukan sehingga masyarakat ikut serta dalam pemilihan sampah. Bahkan, pemkot juga ikut mengajak anak muda dalam pemilahan sampah di Kota Surabaya.
“Jadi kita harus sering mengajak diskusi dan sosialisasi kepada masyarakat. Karena sampah itu ternyata bisa menghasilkan uang, bukan sesuatu yang terbuang saja, sehingga ketika dipilah itu bisa dijual dan alhamdulillah itu berjalan di Kota Surabaya,” ungkapnya.
Bukan hanya soal pengelolaan lingkungan, Cak Eri menyebutkan, Kota Surabaya juga memiliki program bedah rumah atau rumah tidak layak huni (Rutilahu) Dandan Omah. Cak Eri menyampaikan, Pemkot telah menjalankan program ini hingga bisa melakukan perbaikan ribuan rutilahu.
“Alhamdulillah bedah rumah kita juga besar ya, bisa sampai dengan sekian ribu rumah yang kita lakukan di Kota Surabaya,” sebutnya.
Cak Eri berharap, diterimanya penghargaan ini bisa menambah semangat dan dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota Surabaya ke depannya. “Semoga dengan pemberian penghargaan hari ini, maka memberikan semangat terus kepada Kota Surabaya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Surabaya,” pungkasnya. (KN01)
