KORAN NUSANTARA
Headline hukum kriminal indeks

Munadi Herlambang Kembali Terseret Kasus Korupsi Nazaruddin

ilustrasi-KorupsiSurabaya (KN) – Direktur Utama PT MSONS Capital, Munadi Herlambang terseret kasus dugaan Penerimaan Hadiah terkait pelaksanaan proyek PT DGI dan TPPU pembelian saham PT Garuda.Hal itu mengemuka lantaran mantan caleg DPR RI dari Partai Demokrat itu masuk sebagai pihak yang diperiksa terkait kasus yang telah menyeret Muhammad Nazaruddin sebagai tersangka. “Yang bersangkutan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi,” kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Jumat (12/9/2014).

Munadi kerap bolak-balik diperiksa KPK untuk kasus lain. Utamanya, kasus dugaan korupsi Hambalang. PT DGI diketahui sebagai pemenang proyek pembangunan Wisma Atlet. Perusahaan itu disebut-sebut mendapatkan proyek Wisma Atlet lantaran menggelontorkan uang pelicin ke dan atau melalui Nazaruddin yang saat itu menjabat sebagai Bendaha Umum DPP Partai Demokrat.

Ketua KPK Abraham Samad sebelumnya pernah menampik jika pihaknya menelantarkan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Bendaha Umum Partai Demokrat itu. Abraham menegaskan bahwa pihaknya masih mengembangkan kasus yang melibatkan Nazaruddin serta pihak lainnya, termasuk yang disinyalir melibatkan petinggi PT Duta Graha Indah (DGI).

Nazaruddin dalam kasus itu diduga mencuci uang melalui pembelian saham perdana Garuda senilai Rp 300,8 miliar. Disinyalir, uang yang digunakan Nazaruddin untuk membeli saham melalui lima anak perusahaan Grup Permai ini merupakan fee atas jasa Nazaruddin membantu PT Duta Graha Indah memperoleh proyek-proyek Pemerintah.

Grup Permai sendiri digunakan Nazaruddin untuk menggiring proyek-proyek Pemerintah. Berdasarkan dokumen KPK, sejumlah proyek di beberapa kementerian tendernya digiring oleh Grup Permai dan anak usahanya. Kementrian itu diantaranya, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Agama, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (red)

 

Related posts

Gandeng EPIS Korea, Kementan kembangkan Smart Farming

Bentuk Organisasi Lintas Agama, Langkah Tepat Wali Kota Surabaya

kornus

Musyawarah Temui Jalan Buntu, Komisi C Sarankan Sengketa Rumah Retak Warga Medokan Semampir Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

kornus