Jakarta, – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budianto melantik 10 penyelidik dan 13 penyidik baru di Jakarta, Selasa.
Dalam pelantikan tersebut, Setyo Budianto secara khusus mengingatkan bahwa modus dugaan tindak pidana korupsi kini semakin adaptif dan kompleks.
”Dulu dilakukan secara face to face (tatap muka), sekarang berbeda.
Maka kemampuan kita harus terus ditingkatkan agar berkas perkara matang dan penuntutan dilakukan secara maksimal,” ujar Setyo dalam keterangan
Kepada 23 pegawai baru yang dilantik, Ketua KPK menekankan peran strategis mereka dalam upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang berintegritas.
”Saudara bukan hanya bertugas mengungkap fakta, melainkan menjaga marwah hukum, keadilan, dan integritas institusi di tengah tantangan yang semakin kompleks,” tegasnya.
Setyo berharap pelantikan personel baru ini menjadi momentum regenerasi nilai dan menegaskan bahwa upaya pemberantasan tindak pidana korupsi tidak akan berhenti.
Penambahan personel ini juga diharapkan dapat membuat kerja-kerja penindakan, penyelidikan, maupun penyidikan tindak pidana korupsi menjadi semakin tajam, profesional, serta berkeadilan.
”Proses menjadi penyidik dan penyelidik bukan hal mudah. Saya harap insan KPK dapat melaksanakan tugas dengan semangat dan komitmen penuh memberantas korupsi,” tutupnya.( wa/ar)
