KORAN NUSANTARA
Headline indeks Surabaya

Maya Bantah Tak Ada Kaitanya Dengan Proyek Saluran Asal-Asalan di Jl Donokerto Baru C

proyek-saluran  -donokerto_baruSurabaya (KN) – Anggota DPRD Surabaya yang juga Caleg Partai Demokrat Dapil 1 Kota Surabaya dalam pemilu 2014, Kartika Pratiwi Damayanti membantah jika proyek perbaikan saluran di Jl Donokerto Baru C yang dikerjakan oleh CV Jangkar, dan kini di protes warga karena pengerjaannya asal-asalan dan tidak tuntas itu, adalah CV milik adik iparnya.“Adikku gak punya CV mas. Jangkar itu nama lembaga swadaya masyarakat (LSM) Jaringan Kartika, bukan kontraktor (pemborong) ,”ujarnya ketika dikonfirmasi melalui BBM, Kamis (28/11/2013) siang.

Maya, panggilan Kartika Pratiwi Damayanti yang juga anggota Komisi B DPRD Surabaya itu menegaskan, jika Jangkar tidak mengerjakan proyek sama sekali karena bergerak di bidang sosial.¬†“Saya sama sekali tidak kenal pemborongnya, dan tak pernah memberi rekomendasi. Info itu tidak benar, “ungkapnya.

Soal amburadulnya proyek perbaikan saluran itu, Maya mengklaim justru dirinya yang menghubungi Dinas PU Bina Marga Pemkot Surabaya kalau pekerjaan pemborong itu kurang bagus dan menurut Erna ( Kadis PU Bina Marga) pemborongnya sudah dapat peringatan.¬†Untuk itu, Maya mempersilakan menanyakan hal ini ke Dinas PU Bina Marga agar dapat penjelasan yang rinci. “Silahkan juga di cek siapa (kontraktor) yang mengerjakan proyek perbaikan saluran tersebut,”tandasnya.

Sebelumnya Ketua RT-03 Donokerto Baru C. Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto Budi Santoso menuding kontraktor dari proyek perbaikan saluran itu tidak bertanggungjawab. Pasalnya proyek yang dikerjakan awal lebaran Juni 2013 tersebut hingga kini masih belum tuntas. Parahnya, kontraktor tersebut malah mengerjakan proyek lain.

“Di sini (Donokerto, red)belum tuntas 100 persen, malah ditinggal pergi mengerjakan proyek di Tambak Adi dan Pecindilan. Beberapa kali kontraktornya saya SMS tapi enggak pernah dijawab, sepertinya mereka lepas tanggungjawab,”ungkapnya.
Terkait ini dua proyek di lokasi berbeda yang dikerjakan kontraktor tersebut, Maya mengaku malah tidak tahu. ” Masak sih mas, aku malah enggak tahu,”imbuhnya.

Sementara informasi di lapangan maupun di internal DPRD Surabaya, menyebutkan jika CV Jangkar itu milik adik ipar Maya. Bahkan, selain Maya, diduga ada beberapa anggota dewan yang bermain di proyek PL (Penunjukan Langsung) dibawah Rp 200 juta yang dikerjakan oleh famili atau saudara-saudaranya. Diantaranya, Agustian Poliana, Khusnul Khotimah dll.

Kabarnya, mereka pernah dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya ketika masih dijabat Agus Santoso.”Meski proyek PL pengerjaannya jangan asal-asalan dan menggunakan bahan yang kurang berkualitas. Sebab warga yang dirugikan,” ujar sumber di internal dewan. (anto)

 

Foto : Proyek saluran di Jl Donokerto Baru C yang dikerjakan asal-asalan

Related posts

Danrem 084/BJ Minta Babinsa Berperan Aktif di Lingkungan Masyarakat

kornus

Kejagung Operasi Intelijen Berantas Produk Impor Label Lokal

Danrem 174 Merauke Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan PON XX Tahun 2021 Di Wilayah Kabupaten Merauke

kornus