KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

KPKP PTMA dan KKP Berkolaborasi Perkuat Ekonomi Maritim dan Sertifikasi Halal

KPKP PTMA dan KKP Berkolaborasi Perkuat Ekonomi Maritim dan Sertifikasi Halal

Jakarta, mediakorannusantara.com – Konsorsium Pesisir, Kelautan, dan Perbatasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (KPKP PTMA) memperkuat sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mengakselerasi ekonomi biru dan hilirisasi komoditas laut bersertifikat halal dari wilayah pesisir hingga kawasan terdepan Indonesia pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Hal tersebut diwujudkan melalui partisipasi KPKP PTMA dalam ajang Pekan Halal Indonesia 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Dalam pameran itu, KPKP PTMA menampilkan dua inovasi produk unggulan berbasis pemberdayaan masyarakat pesisir Kalimantan Barat.

Ketua KPKP PTMA Endang Rudiatin dalam keterangan di Jakarta pada Minggu, 30 Agustus 2026, menyatakan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah pusat dalam mengawal potensi ekonomi maritim nasional.

Partisipasi tersebut, kata dia, merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam menjembatani riset akademis dengan kebutuhan riil masyarakat pesisir.

“Melalui kemitraan strategis bersama KKP, kami akan memastikan seluruh rantai nilai komoditas kelautan binaan kami memenuhi standar jaminan produk halal. Kawasan pesisir dan wilayah perbatasan harus menjadi teras depan kekuatan ekonomi maritim yang berdaya saing,” kata Endang.

Dalam pameran itu, KPKP PTMA menghadirkan produk rumah garam (greenhouse salt), yaitu garam laut murni berbasis teknologi tunnel salt yang higienis serta didorong untuk berstandar mutu industri agar dapat mendukung swasembada garam nasional.

Keberhasilan percontohan garam rakyat di Sambas membuktikan bahwa KPKP PTMA serius dalam hilirisasi teknologi.

Berikutnya adalah olahan produk kelautan, di antaranya pangan berbasis hasil laut seperti olahan ikan, kerang, udang, rumput laut, salted jelly fish, dan kerupuk ubur-ubur hasil produksi UMKM binaan.

Kolaborasi KPKP PTMA dan KKP ini berfokus pada tiga pilar utama, yakni pemberdayaan UMKM dalam bentuk pendampingan teknis produksi dan fasilitasi sertifikasi halal bagi kelompok olahan hasil laut.

Pilar berikutnya adalah kemandirian garam melalui penerapan teknologi rumah garam untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas garam rakyat.

Selain itu, terdapat penguatan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas lokal di kawasan perbatasan dan pulau-pulau terluar.

KPKP PTMA sendiri merupakan konsorsium riset dan pengabdian masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah yang berfokus pada ekonomi biru, pemberdayaan UMKM pesisir, dan penguatan wilayah perbatasan Indonesia.

(wa/an)

Related posts

Amankan Pilgub, Polda Jatim Menambah 400 Pasukan Brimob Dari Mabes Polri

kornus

MK Tolak Uji Materi Masa Jabatan Kapolri Karena Permohonan Kabur

Deni Wicaksono : Menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jangan Tambah Beban Rakyat

kornus