KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Kekeliruan Penulisan Pada Brosur Peta Wisata Banyuwangi Adalah Kesalahan Fatal Dinas Pariwisata

Banyuwangi (KN) – Dinas Pariwisata Banyuwangi (Dispar) kelimpungan. Pasalnya, ada kekeliruan penulisan tagline “Sunrise of Java” pada brosur peta wisata Banyuwangi yang dibuat insatansi tersebut, dan mengakui adanya kekeliruan fatal.

Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Suprayogi mengatakan, pihaknya merasa kecolongan dengan brosur peta wisata yang salah tersebut. Dikatakan Suprayogi, brosur yang terlanjur menyebar ke tangan para wisatawan itu adalah brosur usang. “Iya mas, itu memang salah,” katanya saat mengkonfirmasi wartawan melalui ponselnya, Jumat (16/11).

Untuk itu Dispar akan menyetop brosur yang sempat menjadi bahan tertawaan wisatawan tersebut. Selain itu, brosur yang terlanjur menyebar akan ditarik kembali. Bahkan Dispar akan melakukan sweeping dan menggantinya dengan brosur baru. “Kita stop dan akan kita tarik,” urainya dengan nada kesal.

Sebelumnya, di brosur peta wisata Banyuwangi itu terdapat kekeliruan penulisan tagline. Brosur yang diterbitkan Banyuwangi Regency Culture and Tourism Service yang beralamatkan di Jl A Yani 78 itu menulis tagline ‘Welcome to Banyuwangi Sunrice of Java’.

Kata ‘Sunrice’ seharusnya ditulis ‘Sunrise’ yang artinya matahari terbit. Entah bagaimana, brosur untuk guide wisatawan ini bisa lolos sensor meski ada kesalahan yang cukup mengganggu.

Apalagi Bupati Abdullah Azwar Anas tengah giat-giatnya mempromosikan potensi wisata ecotourism Banyuwangi ke dunia internasional maupun nasional. Semestinya dinas pariwisata setempat harus meneliti brosur yang menjadi ujung tombak pariwisata ini. (re

Related posts

Pemkot Surabaya Larang Siswa SMP Kendarai Motor, Dispendik Perketat Pengawasan Sekolah dan Orang Tua

kornus

Gubernur Jatim Terima Bantuan Covid-19 dari Sektor Swasta

kornus

Penanganan Kasus Omicron di Surabaya Berpedoman pada SE Menkes

kornus