KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Jawa Timur Jadi Fokus Survei Potensi Perdagangan, Pj Gubernur Jatim Terima Delegasi EAEU dan Mercosur

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, memberikan keterangan pers bersama perwakilan negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU) dan Mercado Común del Sur (Mercosur) di Gedung Negara Grahadi, Kamis (13/2/2025).

Surabaya (mediakorannusantara.com) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menerima perwakilan negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU) dan Mercado Común del Sur (Mercosur) di Gedung Negara Grahadi, Kamis (13/2/2025).

Pertemuan ini menjadi bagian dari survei potensi perdagangan di Jawa Timur serta langkah awal untuk kerja sama lebih lanjut.

“Jawa Timur menjadi tempat untuk kegiatan survei mengenai potensi dari Provinsi Jawa Timur dan juga nanti akan ditindaklanjuti dengan kegiatan perdagangan,” ujar Pj Gubernur Adhy Karyono usai pertemuan.

Sebelumnya, diskusi telah dilakukan di Gedung Pahlawan yang melibatkan berbagai pihak. Termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, serta dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, dan Dinas Peternakan. “Mereka juga menyampaikan bagaimana potensi dari Jawa Timur,” imbuhnya.

Selain itu, delegasi juga mengunjungi Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Malang, untuk melihat teknologi inseminasi buatan, serta pabrik Petrokimia, mengingat negara-negara anggota banyak yang menjadi eksportir bahan pupuk.

“Kemudian kami sengaja menerima secara resmi kenegaraan, negara-negara sahabat kita, dan berdiskusi mengenai bagaimana nanti setelah pertemuan dari organisasi ini dengan Indonesia,” jelas Adhy.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah produk serta peluang investasi yang dapat dikerjasamakan. “Kami siap melayani dan memberikan yang terbaik untuk negara-negara sahabat kita yang hari ini hadir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adhy berharap, kerja sama tidak hanya difokuskan pada perdagangan, tetapi juga meliputi misi dagang antar negara serta kolaborasi di sektor pendidikan dan pariwisata.

“Kami berharap ke depan pertemuan ini tidak sekadar pertemuan, tetapi juga dilanjutkan dengan implementasi dari transaksi perdagangan maupun kerja sama lain,” pungkasnya.

Sebagai informasi, EaEU adalah blok ekonomi yang terdiri dari beberapa negara di kawasan Eurasia, dengan tujuan memperkuat integrasi ekonomi dan perdagangan. Anggota EaEU di antaranya yakni Rusia, Belarus, Kazakhstan, Armenia dan Kirgistan.

Sementara Mercosur adalah organisasi ekonomi dan politik yang bertujuan untuk meningkatkan integrasi perdagangan di Amerika Selatan. Anggota penuhnya di antaranya Argentina, Brasil, Paraguay dan Uruguay.

Sementara itu Duta Besar Belarusia untuk Indonesia Raman Ramanouski menyampaikan tujuannya mengunjungi Jawa Timur dalam rangka menjalin kerjasama sama bidang ketahanan pangan. Ia menilai kerjasama ini sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak dan berharap akan semakin meningkat.

Selain membahas tentang ketahanan pangan, Ia menyebut telah melakukan diskusi tentang potensi kerjasama di bidang lain seperti ilmu pengetahuan dan penelitian, pendidikan, pertanian dan peluang wisata.

“Kami berharap perundingan ini dapat segera diselesaikan, dan hal ini akan membuka lebih banyak peluang usaha untuk investasi perdagangan antar negara kita, khususnya di bidang ketahanan pangan,” Kata Dubes Belarusia Raman Ramanouski. (KN01)

 

Related posts

Akomodir Keinginan Masyarakat, PT KAI DAOP 8 Luncurkan KA Singosari Ekspress Baru

kornus

Bareskrim benarkan tahan Keponakan Wamenkumham

Walikota Eri Cahyadi Ajak PKB Untuk Bersinergi Bangun Surabaya

kornus