KORAN NUSANTARA
ekbis Headline indeks

Januari 2019, Neraca Perdagangan Jatim Mengalami Defisit

Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Nilai ekspor Jawa Timur pada Januari 2019 mencapai 1,57 miliar dollar AS sedangkan nilai Impor Jawa Timur pada Januari 2019 sebesar 2,049 miliar dollar AS. Karena nilai impor lebih besar dari ekspor, maka neraca perdagangan Jawa Timur selama bulan Januari 2019 mengalami defisit sebesar -521,940 juta dollar AS.Defisitnya nilai ekspor Jawa Timur pada Januari 2019 disebabkan karena adanya selisih perdagangan yang negatif pada sektor migas maupun non migas, sehingga secara agregat menjadi defisit. “Sektor nonmigas mengalami defisit sebesar 266,850 juta dollar AS dan migas mengalami defisit 255,100 juta dollar AS,” ujar Kepala Bidang Distribusi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Satriyo Wibowo, Rabu (27/2)

Jika dilihat menurut negara tujuan utama ekspor nonmigas Amerika Serikat adalah negara tujuan utama ekspor Jawa Timur bulan Januari 2019, disusul ke Jepang dan Tiongkok. Selama Januari 2019 ekspor nonmigas Jawa Timur ke Amerika Serikat 219,68 juta dollar AS, sedangkan ke jepang dan Tiongkok berturut-turut 199,35 juta dollar AS serta 162,01 juta dollar AS.

Kawasan negara ASEAN masih menjadi tujuan utama ekspor nonmigas Jawa Timur selama bulan Januari 2019, dengan kontribusi sebesar 17,13 persen. Singapura menjadi negara utama dengan peranan sebesar 6,18 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Timur, diikuti Malaysia dengan peranan sebesar 4,53 persen dan Thailand dengan peranan sebesar 1,56 persen.

Jika dilihat menurut negara asal barang impor, maka Tiongkok tercatat sebagai negara asal barang yang masuk Jawa Timur selama Januari 2019 baik diantara negara-negara Asia maupun dunia dengan peranan sebesar 31,91 persen. Disusul berikutnya dari Amerika Serikat dan Brazil yang memberikan kontribusi pada pasar impor sebesar 6,23 dan 4,38 persen.

Kelompok negara ASEAN masih menjadi salah satu pemasok utama barang komoditi nonmigas ke Jawa Timur selama Januari 2019, yaitu mencapai 239,32 juta dollar AS atau turun sebesar 6,20 persen dibanding bulan sebelumnya. Di kawasan ASEAN, Thailand menjadi negara utama dengan peranan sebesar 4,20 persen dari total impor, selanjutnya diikuti Singapura 3,71 persen dan Malaysia sebesar 3,10 persen. Nilai impor nonmigas dari Thailand pada Januari 73,42 juta dollar AS, disusul Singapura 64,80 juta dollar AS serta dari Malausia 54,12 juta dollar AS. (KN05)

Related posts

Anggota Fraksi Demokrat Duduki Tempat Parkir Mobil WW

kornus

Kunker ke Cilacap, Danlantamal V serahkan Benih Sidat

Coblosan Kian Dekat, KPU NTT Masih Kekurangan 998.601 Surat Suara

redaksi