KORAN NUSANTARA
Headline indeks Surabaya

ITS Tingkatan Layanan Prima melalui Forum Konsultasi Publik

Wakil Rektor III ITS Prof Dr Eng Ir Achmad Rusdiansyah MEng.

Surabaya (mediakorannusqntara.com) – Sebagai salah satu garda terdepan dalam inovasi teknologi di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berupaya meningkatkan layanan publiknya dengan pengintegreasian teknologi. Untuk itu, ITS menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) 2023 untuk menjaring masukan dari para pengguna layanan publik ITS di Auditorium Research Center ITS, Selasa (11/7).

Seiring waktu, ITS semakin berkembang progresif sehingga semakin kompleks penyediaan informasi dan kebutuhan layanannya. Untuk itu, perancangan data perlu didesain sesederhana mungkin dan mudah diakses publik.

Terkait hal tersebut, ITS menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik dengan mengundang Ombudsman Provinsi Jawa Timur, Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur, sejumlah instansi pengguna layanan ITS serta perwakilan media massa.

Wakil Rektor III ITS Bidang Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Teknologi Sistem Informasi Prof Dr Eng Ir Ahmad Rusdiansyah MEng mengungkapkan, strategi yang diupayakan ITS adalah how to make excellence services. Ia mengatakan bahwa dengan pengintegrasian sistem teknologi seperti yang diupayakan ITS melalui MyITS merupakan wujud dari layanan prima. “Dengan MyITS ini merupakan salah satu wujud strategi menghadapi revolusi industri 4.0,” papar lelaki yang akrab disapa Doddy ini.

Lebih lanjut, menurut Doddy, banyak perubahan yang telah diwujudkan ITS dalam pelayanan publik. Salah satunya yang sangat berdampak adalah pemberkasan ijazah. Sebelumnya, jika ingin melakukan pemberkasan harus berada di tempat dan memakan biaya cukup banyak untuk transportasi.

Akan tetapi, dengan adanya sistem online saat ini dapat memangkas banyak biaya. “Contohnya, alumni kita (ITS, red) yang berada di Arab Saudi sangat merasakan kemudahan dalam pemberkasan ijazah ketika ingin melamar kerja,” tambah dosen Departemen Teknik Sistem dan Industri ini setelah ditayangkan video pemaparan testimoni.

Namun, tak dapat dipungkiri kualitas pelayanan publik di ITS tentunya masih belum bisa memenuhi banyak kepuasan publik seluruhnya. Sehingga ITS harus terus berupaya dalam pengembangan teknologinya supaya menghasilkan layanan prima. Pengembangan teknologi juga dapat mengefektifkan sumber daya manusia (SDM), sehingga bisa berfokus ke satu SDM untuk dikembangkan.

Pengembangan layanan harus terus dilakukan, termasuk keramahan bagi kaum disabilitas. ITS sendiri telah berupaya dengan visualisasi font tulisan yang lebih memanjakan mata dengan pembesaran ukuran font. Ke depannya, ITS akan terus berupaya merambah ke layanan suara sehingga ramah terhadap penyandang disabilitas tuna rungu.

Guna menjembatani penyedia layanan dan pengguna layanan ITS, sebelum menutup acara dibuka juga sesi diskusi interaktif dengan mengundang enam layanan ITS yakni dari layanan fakultas, Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO), Direktorat Pendidikan, Direktorat Kemitraan Global (DKG), Unit Layanan Hukum dan Pengelolaan Risiko (ULHPR) serta Pusat Layanan Terpadu (PLT) ITS. Sesi diskusi ditujukan untuk memberikan gambaran tentang pelayanan ITS yang telah berjalan selama ini. Terpantau sesi diskusi berjalan lancar dengan berbagai masukan, komentar, dan apresiasi terhadap setiap layanan di ITS. (jack)

Related posts

Gubernur Khofifah Matangkan Rencana Pembangunan MRT Sebagai Strategi Urai Kemacetan dan Mendorong Ekonomi Wilayah Aglomerasi Surabaya

kornus

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim Puji Kinerja Gubernur Khofifah Atas keberhasilanya Menurunkan Kemiskinan

kornus

Mutasi Jabatan dan Promosi 34 Perwira Tinggi TNI

kornus