Surabaya (KN) – Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta semua perusahaan industri makanan dan minuman (mamin) yang beroperasi harus mengantongi sertifikat produk halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Oleh karena itu, gubernur meminta agar MUI menjemput bola dengan mendata dan mendatangi semua industri yang beroperasi di Jawa Timur.
“Ini penting, mengingat mayoritas masyarakat Jawa Timur Muslim. MUI harus bisa memantau kehalalan produk yang dikonsumsi masyarakat,”Kata Gubernur Jatim Soekarwo, Senin (29/4/2013).
Menurut Gubernur, seiring pesatnya perekonomian masyarakat, jumlah konsumsi masyarakat semakin meningkat. Dari total Produk domestik regional bruto (PDRB) Jawa Timur Rp1.001,72 triliun, sebanyak 60 persennya atau sekitar Rp 600 trilyun untuk konsumsi. “Konsumsi ini meliputi Rp 300 trilyun untuk properti dan sisanya untuk konsumsi makanan minuman,”Papar laki-laki yang akrab di sapa Pakdhe Karwo ini.
Potensi konsumsi yang besar ini, Kata Soekarwo harus dibarengi dengan pengawasan kehalalan dan kelayakan produk untuk dikonsumsi. Agar masyarakat mendapatkan jaminan keamanan dari para produsen industri mamin. “MUI harus melakukan pendekatan dengan para pengusaha, usahakan pengusaha memahami jika setelah mengantongi sertifikat produknya semakin laris,”ungkapnya.
Selain jemput bola, Gubernur Sokarwo meminta MUI untuk menyiapkan ruang publik di kantor, fungsinya sebagai media konsultasi masyarakat terkait permasalahan fatwa dan proses pengurusan sertifikasi halal.
Ketua MUI Jatim, KH Abdussomad Buchori mengatakan, saat ini MUI Jatim melalui Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) telah menerbitkan sedikitnya 3.500 sertifikasi halal. Namun jumlah ini masih sangat jauh dari jumlah produk mamin atau yang dikonsumsi yang beredar saat ini.
Oleh karenanya, MUI Jatim pun hendak menggelar pameran Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2013 di Surabaya, pada 20-23 Juni mendatang di Jatim Ekspo Surabaya. Rencananya pameran ini akan diikuti 200 peserta dari perusahaan lokal dan nasional. (rif)
Foto : Gubernur Jatim, Soekarwo
