
Jakarta,mediakorannusantara.com– Seluruh insan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperingati sekaligus mensyukuri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), sebagai momentum mengingat jasa para pahlawan dalam mewujudkan visi bangsa Indonesia.
Hal itu diungkapkan Nurul Ghufron, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat upacara peringatan HUT ke-77 RI di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (17/8/2022).
“Mari kita resapi peringatan kemerdekaan ini dengan rasa syukur. Kemerdekaan yang diperjuangkan oleh segenap bangsa Indonesia harus dijadikan visi untuk menuju Indonesia yang maju dan berjaya,” kata Ghufron.
Ghufron berpesan, untuk mencapai cita-cita itu tidaklah mungkin bisa dikerjakan sendirian. Diperlukan persatuaan dalam keanekaragaman untuk saling menjaga dan menguatkan satu sama lain dalam perwujudan cita-cita bangsa yaitu masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.
Lanjutnya, di sini, KPK diamanatkan sebagai motor penggerak pemberantasan korupsi, sebagai bagian untuk menuju jembatan emas masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan tersebut. Oleh karenanya, Insan KPK dalam mengemban amanah tugas pemberanatsan korupsi harus meresapi empat hal penting.
Pertama, pemberantasan korupsi merupakan jembatan emas menuju keadilan dan kesejahteraan yang wajib dijadikan visi seluruh Insan KPK. Kedua, walaupun memiliki latar belakang beragam, tetapi kebersamaan dan persatuan akan membuat KPK semakin kuat dalam memberantas korupsi.
Ketiga, pemberantasan korupsi harus terus dikolaborasikan dengan seluruh elemen bangsa. Keempat, pemerintahan yang bebas dari korupsi adalah conditio sine qua non atau prasyarat mutlak untuk menggapai cita-cita menjadi sebuah negara yang adil, makmur, dan sejahtera seperti dicita-citakan para pendiri bangsa.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar upacara peringatan HUT ke-77 RI, Rabu (17/8/2022). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron bertugas sebagai pembina upacara. Sementara bertugas sebagai pemimpin upacara, Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi Mungki Hadipratikno.
Upacara peringatan HUT ke-77 RI itu dilaksanakan secara hybrid sebagai salah satu bentuk adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi COVID-19. Sebanyak 400 pegawai yang mewakili kedeputian masing-masing mendapat tugas untuk melaksanakan upacara secara langsung di halaman depan Gedung Merah Putih KPK. Sementara lainnya, melakukan upacara di ruang kerjanya masing-masing.(wan/an)
