KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Gus Ipul Minta Kasek Lebih Inovatif Tingkatkan Mutu Sekolah

Surabaya (KN) – Pmerintah Provinsi Jawa Timur berharap Sekolah Menengah Atas (SMA) menghasilkan lulusan dengan kualitas terbaik (A). Karena itu para kepala sekolah diminta agar lebih inovatif dan kreatif untuk meningkatkan kualitas sekolah dengan dukungan dana yang terbatas.Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf menyampaikan hal tersebut di depan para kepala sekolah SMA pada saat Rakor dan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) SMA Negeri se Jatim, di Hotel Grand Park Surabaya, Jumat (11/8/2017) pagi.
Wakil Gubernur yang juga kerap disapa Gus Ipul itu menambahkan, untuk meningkatkan kualitas sekolah tersebut, pihaknya juga akan mengirim sekitar 400 guru SMA/SMK untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan S2. Karena bila sumberdaya manusianya (SDM) baik, maka kualitas sekolah juga akan terangkat.

Dari sekitar 900 SMA negeri dan swasta di Jatim, 80 persen diantaranya perlu meningkatkan kualitasnya agar para lulusannya mampu bersaing. Sedangkan untuk lulusan SMK, ada sekitar 70 persen belum siap masuk dunia kerja, sehingga mereka masih memerlukan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).

Pemprov. Jatim , lanjut Gus Ipul, terus melakukan diskusi dengan berbagai pihak yang paham akan dunia pendidikan untuk mencari solusi mendongkrak kualitas pendidikan di Jatim. Salah satu yang dibahas adalah mengoptimalkan penggunaan dana sekolah yang berasal dari tiga sumber, yakni BOS, SPP, serta dana masyarakat yang berupa sumbangan orang tua atau pihak ketiga.

Para kepala sekolah harus mencermati betul penggunaan dana tersebut. Karena itu, ssat penyusunan rencana kegiatan, perlu membahas secara cermat bersama-sama pihak komite sekolah. Jangan sampai terjadi, ada pihak-pihak yang tidak paham, sehingga timbul dugaan adanya penyalahgunaan dana tersebut.

Gus Ipul berharap, acara Rakor dan Sosialisasi kali ini dimanfaatkan betul agar para peserta lebih memahami peraturan-peraturan dalam penyusunan RKAS sehingga para kepala sekolah bisa terlepas dari kemungkinan terjerat operasi Tim Saber Pungli. (yo/dw)

 

Related posts

Serahkan SK Perhutanan Sosial dari Presiden, Gubernur Khofifah Minta LMDH di Jatim Kelola Hutan dengan Bijak

kornus

Menkop sebut KUD bakal disinergikan dengan Kopdes Merah Putih

KPU Surabaya Sosialisasikan Seleksi Calon PPK dan PPS Untuk Pemilu 2024

kornus