KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Gubernur Jatim Pantau Terminal Penumpang di Gapura Surya Tanjung Perak Surabaya

Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi yaitu, Dinas Perhubungan dan LLAJ, Kepala Dinas Kesehatan, PU Bina Marga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), BPBD serta didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak meninjau langsung pelabuhan penumpang Gapura Surya di Tanjung Perak Surabaya, Jumat (24/12/2021).

“Kedatangan kami ke terminal ini ingin melihat persiapan Gapura Surya dalam menghadapi arus penumpang saat Natal dan Tahun baru apakah penerapan Protokol kesehatan sesuai dengan instruksi Presiden. Dan Tadi kita lihat tadi di pintu masuk pelabuhan ada posko kesehatan dimana di dalam posko kesehatan ada tempat vaksinasi bagi para calon penumpang yang belum divaksin bisa dilaksanakan di posko kesehatan tersebut. Kemudian juga ada aplikasi pedulilindungi.id baik di posko kesehatan dan juga pintu masuk keberangkatan,” ujar Gubernur Jatim, Khofifah ditemui di sela – sela peninjauan pelabuhan penumpang Gapura Surya di Tanjung Perak Surabaya.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menyampaikan, di Pelabuhan Gapura Surya juga harus ada tempat khusus atau tempat observasi apabila ditemukan penumpang kapal yang suhunya diatas 37 derajat bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian juga disiapkan tempat untuk swab PCR, dan swab antigen bagi penumpang kapal.

“Jadi ini semua harus dilaksanakan dengan baik dan benar, sehingga proses yang memungkinkan kita untuk mengurangi atau meminimalisir peningkatan resiko pergerakan baik melalui barang, dan jasa dapat antisipasi,”pungkas Gubernur Perempuan pertama di Jatim.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut, Yefri Meidison mengatakan sesuai intruksi Presiden, Mendagri diterminal penumpang Gapura Surya Tanjung perak saat natal dan tahun baru 2021 dilakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat kepada calon penumpang Kapal. Dimana saat pintu keberangkatan penumpang wajib menunjukkan aplikasi peduli lindungi, dan juga membawa persyaratan perjalanan naik kapal yaitu mulai Swab antigen, swab PCR.

Disamping pintu keberangkatan juga disediakan posko kesehatan bagi calon penumpang yang belum melakukan vaksinasi kedua bisa langsung vaksin di posko kesehatan, kemudian juga pelabuhan juga menyediakan ruang observasi atau isolasi bagi penumpang saat pengukur suhunya diatas 37 derajat. Dan juga disediakan tempat swab PCR.

Pantauan dilapangan, Gubernur Khofifah juga menyapa penumpang di dalam kapal Roro yang baru saja datang atau bersandar di pelabuhan gapura Surya tanjung perak. Kemudian Gubernur Jatim juga membagikan bingkisan kepada petugas posko, dan porter atau petugas jasa pembawa barang penumpang di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sementara itu Kepala kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung perak Surabaya Yefri Meidison menyampaikan untuk langkah antisipasi pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Diantaranya penambahan armada, lalu penyediaan fasilitas penunjang prokes sesuai dengan arahan Presiden RI.

Ia menyebut secara global per kedatangan terjadi peningkatan sebesar 20% dan keberangkatan 30%. Ia juga mengatakan peningkatan jumlah penumpang diprediksi terjadi pada hari ini Kamis (24/122021) dan Jumat (31/12/2021). Dan paling banyak diperkirakam penumpang dari dan menuju Makassar.

“Untuk posko kita sudah mulai dari tanggal 17 Desember nanti akan berakhir pada tanggal 4 Januari untuk kesiapan Armada kita di Tanjung Perak kita siapkan 40 kapal itu dari beberapa operator dan kursi saat peningkatan penumpang dibandingkan tahun kemarin,” kata Yefri Meidison.

Berdasarkan data dari Dishub Jatim, jumlah penumpang selama Bulan Desember Tahun 2021 hingga tanggal 23 Desember sejumlah 22.407 orang penumpang naik dan 25.467 orang penumpang turun. Jumlah pergerakan penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak ini hanya berada dibawah Pelabuhan Penyeberangan Ketapang Banyuwangi dimana pada periode yang sama jumlah penumpang disana telah mencapai 273.890 orang penumpang naik dan 257.324 orang penumpang turun.

Sementara perbandingan jumlah penumpang angkutan nataru tahun sebelumnya dihitung mulai tgl 17 Desember 2020 (H-8) s/d 23 Desember 2020 (H-3) sebesar 5.244 orang dan jumlah penumpang turun sebesar 4.833 org, sementara jumlah penumpang tahun ini dihitung sejak tgl 17 s/d 22 Desember atau H-8 s/d H-3, jumlah penumpang naik telah mencapai 8.159 orang dan penumpang turun mencapai 9.742 orang. Terjadi kenaikan jumlah penumpang naik dari tahun sebelumnya sebesar 55,29%, sedangkan kenaikan jumlah penumpang turun adalah sebesar 101,57%.

Dari data diatas, terlihat peningkatan pergerakan penumpang yg cukup signifikan di Pelabuhan Tanjung Perak, sehingga dibutuhkan antisipasi untuk mengendalikan pergerakan orang di wilayah Provinsi Jawa Timur selama periode Nataru Tahun ini sebagai bentuk pencegahan penularan pandemi virus Covid-19 . (KN01)

Foto : Gubernur Jatim Khofifah meninjau langsung pelabuhan penumpang Gapura Surya di Tanjung Perak Surabaya, Jumat (24/12/2021).

Related posts

Sulap Kya-kya Surabaya seperti Kampung Pecinan di Tiongkok

kornus

BPSDM Jatim Berikan Fasilitas Kemudahan Akses Internet Para Siswa di Tengah Pandemi

kornus

Yonif 413 Bulatkan Tekad Bantu Penanggulangan Covid-19 Melalui Penyediaan Dapur Umum

kornus