KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Gandeng Kemenhub, Kemenpar Perketat Standar Keselamatan Transportasi Pariwisata

Gianyar, mediakorannusantara.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan peningkatan standar keamanan wisata sebagai fokus utama program kerja tahun 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas insiden tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

​Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan bahwa penguatan aspek keamanan akan dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, serta edukasi masif bagi pelaku usaha dan sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi pariwisata.

​”Program kami di tahun 2026 difokuskan pada peningkatan keamanan wisata. Kami akan melakukan pelatihan dan edukasi kepada seluruh SDM transportasi serta pelaku usaha pariwisata,” ujar Menpar Widiyanti di Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (1/1).

​Widiyanti menambahkan, cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini memperkuat urgensi menjadikan keamanan sebagai prioritas utama. Selain peningkatan kualitas SDM, Kemenpar juga akan mempererat koordinasi lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), mengingat regulasi perizinan dan kelaikan armada transportasi berada di bawah wewenang lembaga tersebut.

​”Kami ingin memastikan koordinasi berjalan lebih baik. Perbaikan di sisi regulasi pelayaran dan kelaikan armada sangat penting demi memastikan keselamatan wisatawan,” imbuhnya.

​Update Penanganan Insiden KM Putri Sakinah

​Terkait insiden KM Putri Sakinah yang terjadi pada Jumat (26/12) lalu, Menpar melaporkan bahwa dari total 11 penumpang, tujuh orang dinyatakan selamat. Namun, satu wisatawan asal Spanyol ditemukan meninggal dunia, sementara tiga wisatawan lainnya masih dalam proses pencarian.

​Menpar menyatakan rasa duka cita mendalam atas musibah tersebut. Pihaknya mengaku terus berkoordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta guna memantau perkembangan di lapangan.

​”Wakil Duta Besar Spanyol telah hadir di Labuan Bajo untuk mendukung proses pencarian. Kami juga mendampingi proses pemulangan keluarga korban melalui Denpasar, sementara jenazah korban yang meninggal dunia saat ini berada di Bali,” jelas Widiyanti.

​Pemerintah berkomitmen melakukan pencarian maksimal bagi korban yang belum ditemukan sambil terus meningkatkan langkah mitigasi bencana guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan. ( wan/ar)

Related posts

MarmorStuff, Bisnis Furnitur Limbah Marmer Karya Mahasiswa ITS

kornus

Jubir Eri-Armudji: Pilkada Harus Dijadikan Ajang Menggembirakan Bukan Ajang Tebar Keseraman

kornus

Diduga Ilegal, Kapal MV Bali Giayar Bermuatan 238 Kontainer Diamankan Jajaran Lantamal V

kornus