KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Ekosistem Burung Kicau Indonesia Tembus Nilai Ekonomi Rp2 Triliun

Ekosistem Burung Kicau Indonesia Tembus Nilai Ekonomi Rp2 Triliun

JAKARTA, mediakorannusantara.com – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa ekosistem burung kicau di Indonesia memiliki nilai ekonomi yang sangat besar dengan angka mencapai Rp1,7 triliun hingga Rp2 triliun.

Dalam Festival Lomba Burung Berkicau dan Kuliner UMKM di Jakarta pada Minggu (4/5), Budi Santoso menyampaikan potensi ini dinilai akan terus meningkat seiring dengan semakin maraknya penyelenggaraan lomba burung berkicau di berbagai daerah.

“Kalau lomba burung berkicau semakin banyak, maka dampaknya juga semakin besar. Kalau kita lihat nilai ekonomi dibalik kicau burung itu sekitar Rp1,7 sampai Rp2 triliun. Ekspor kita burung hias itu tahun lalu sekitar Rp12,5 miliar,” ucap Budi Santoso.

Budi Santoso menjelaskan bahwa geliat lomba burung berkicau tidak hanya berdampak pada hobi semata, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor usaha yang terhubung langsung dalam rantai ekosistem tersebut.

Sektor yang terdampak mulai dari peternak burung, pelaku breeding, hingga industri pendukung seperti pakan dan perlengkapan.

“Karena ini burung ternak, jadi peternaknya semakin banyak, breeding semakin banyak, kemudian pembuat sangkar burung semakin banyak, pabrik pakan semakin banyak, peternak jangkrik juga banyak, karena jangkrik salah satu makanan burung, kemudian juga tentu penjual, penjualnya akan semakin banyak,” katanya.

Lebih lanjut, Menteri Perdagangan menegaskan bahwa pengembangan ekosistem kicau burung juga sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Budi Santoso menekankan bahwa burung yang dilombakan merupakan hasil ternak, bukan tangkapan dari alam liar, sehingga tidak mengancam populasi burung di habitat aslinya.

“Ingin memperkenalkan kepada kita semua, bagaimana kita mencintai lingkungan, bagaimana kita melestarikan burung-burung kicau, dan kita sama sekali yang dilombakan bukan burung liar, jadi burung ternak,” katanya lagi.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong penyelenggaraan lomba burung berkicau yang lebih baik dan ramai di masa mendatang.(wa/ar)

Related posts

Dispendik Surabaya Siapkan Modul Keremajaan Putri

kornus

Terdampak Covid-19, Masyarakat Pesisir dapat Bantuan Sembako dari Posal Parimo

Bom Bunuh Diri Guncang Mapolrestabes Medan

redaksi