KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

DPRD Jatim Berharap Pemprov Irit Penggunaan Anggaran Tanggap Darurat Covid-19

Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – DPRD Jatim berharap agar dana tanggap darurat untuk penanganan wabah Covid-19 yang sudah terkumpul Rp. 2,384 triliun untuk diirit atau tidak diglontor di depan. Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim, Dr. Sri Untari menegaskan jika pihaknya minta anggaran penanganan bencana Covid-19 agar diirit. Mengingat setiap Kabupaten/Kota di Jawa Timur juga sudah mengalokasikan anggarannya untuk dampak ekonomi dari wabah tersebut.

“Kita berharap anggaran untuk dampak ekonomi wabah Covid-19 tidak diglontorkan di awal-awal. Meski kita berdoa kalau bisa wabah ganas ini cepat selesai. Karena masih ada dua bulan, kita bisa menjaga ekonomi masyarakat Jatim,”papar Sri Untari, Selasa (14/4/2020).

Politisi PDIP Jatim ini menambahkan, jika pemerintah pusat sudah mengalokasikan anggarannya sebagai damoak ekonomi rakyat akibat wabah covid-19 sebesar Rp402 triliun untuk 33 provinsi se-Indonesia. Begitupula dengan tiap-tiap kabupaten/kota di Jatim. “Karena itu anggaran yang ada di Jatim hanya bersifat menambah bagi kabupaten/kota yang kurang,” lanjut anggota Komisi E DPRD Jatim ini.

Apalagi, lanjutnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansya memiliki group WA dengan seluruh kepala daerah di Jatim. Artinya hal ini bisa dibuat ajang komunikasi terkait pasien dalam pantauan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP), termasuk dampak ekonomi rakyat di masing-masing daerah. “Semoga tidak ada double anggaran,” kata Sri Untari. (KN01)

Related posts

Kasal Pimpin Sertijab Enam Jabatan Strategis

Transisi PAUD ke SD di Surabaya, Hilangkan Tes Calistung

kornus

PPATK diminta ungkap oknum eksekutif-yudikatif main judi Online