KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Dinkes Jatim : Menuju Eliminasi TBC, Perlu Dukungan Seluruh Pentahelic

Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Dinas Kesehatan Jawa Timur mengadakan pertemuan percepatan pembentukan tim percepatan penanggulangan tubercolusis (TBC) di Shangri-La Hotel Surabaya, Kamis (1/9/2022). Kegiatan ini dinilai penting, karena upaya eliminasi TBC diperlukan dukungan seluruh pihak atau pentahelix, seperti perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim, kalangan akademik, hingga dunia usaha.

“Kita belajar dari kasus covid kemaren, berkat dukungan maupun kerjasama dari bapak-ibu semuanya, Covid bisa kita kendalikan,” ujar Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Drg. Sulvy Dwi Anggraini, M.Kes saat pertemuan.

Lebih lanjut dikatakannya, program pencegahan dan pengendalian TBC ini menjadi amanat besar dari bapak Presiden Republik Indonesia, karena memang melihat bahwa tuberkulosis ini masalah kesehatan utamanya di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Kalau melihat data sebelum Covid, sebenarnya penemuan kasus TBC di Jawa Timur itu sudah sangat tinggi.

“Kalau dihitung ratenya, penemuan dan pengobatan kasus TBC sudah mencapai sekitar 60 persen dari target 80 persen,” terangnya.

Dikatakannya, sejak awal eliminasi TBC menjadi bagian program kesehatan. Namun karena pandemi Covid-19, sehingga fokus tenaga kesehatan berubah menjadi upaya menanggulangi covid. “Oleh karena itu untuk 2022 ini kita kembalikan lagi pada program awal. Namun karena covid masih ada, maka kita tidak boleh terlena,” katanya.

“Jadi semua pihak itu kita inginkan untuk hadir, jadi ini adalah tantangan kita, tantangan bersama, tantangan kolektif kita semua bukan hanya dari sektor kesehatan. Belajar dari kasus covid, maka seluruh Pentahelic kita upayakan bisa kerjakan program-program Jatim,” tuturnya.(KN04)

Related posts

Sebagai Garda Terdepan Penanganan Covid-19, Prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya Divaksin Dosis 1 Gelombang 2

kornus

Yonif 511/DY Mengasah Kemampuan Menembak Jatpok Lintar

kornus

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Integrasi Wilayah Aglomerasi untuk Pertumbuhan Ekonomi

kornus