KORAN NUSANTARA
Headline indeks Surabaya

Dinilai Sosok yang Santun dan Peduli Pada Masyarakat, Warga Berharap Reni Astuti Jadi Wakil Walikota Surabaya

Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Figur Reni Astuti sebagai politisi dinilai sosok yang santun, tenang, berwibawa dan memiliki karakter yang kuat, hal ini diungkapkan salah satu simpatisan dan ketua Karang Taruna Rejomulyo Surabaya, Robby Hidayat.Menurutnya, sejauh yang diketahui Reni Astuti adalah sosok yang keibuan, peduli terhadap permasalahan masyarakat, santun, pembawannya yang tenang dan berwibawa. “Terlebih beliau adalah figure yang berkarakter, sebagai politisi Reni Astuti cukup matang di dunia politik,”jelas Robby, Kamis (30/7/2020) melalui telepon selulernya.

Banyak politisi di Surabaya yang kurang peduli dengan masyarakat, kebanyakan mereka hanya untuk mendapat simpati sekedar memenuhi tujuan politik belaka. Selanjutnya kurang peduli apa yang terjadi dimasyarakat, paparnya.

Jiwa kepemimpinan yang kuat dan berkarakter yang dimilikinya sebagai modal kuat untuk seorang pemimpin di Surabaya. “Jiwa kepemimpinannya yang menonjol, karakter yang kuat sebagai bentuk kepribadian calon pemimpin yang berwibawa,” kata Robby.

Hal senada diungkapkan salah warga Krukah Selatan Surabaya, Yanuar Rama. Dia mengatakan, bahwa banyak politisi yang hanya kepentingan politik mau turun kebawah. Saat sudah terpenuhi hasrat politiknya justru sama sekali tidak pernah lagi sambang kampung warga.

“Saya yakin sosok bu Reni Astuti yang amanah, santun, dan memiliki jiwa dan kepedulian pada masyarakat yang besar. Semoga bu Reni dapat menjadi ibu dari warga Surabaya, amin,” ucap Yanuar.

Banyak anak putus sekolah yang telah dibantu untuk kembali dimasukkan sekolah. Reni dinilai sangat peduli dengan dunia pendidikan anak di Surabaya termasuk kehidupan anak-anak yang putus sekolah. “Warga menaruk harapan besar agar bu Reni bisa menjadi Wakil Walikota Surabaya 2020 nanti,” kata Yanuar.
Warga berharap Reni agar bisa lebih turun ke kampung-kampung melihat sendiri kehidupan warga Surabaya diperkampungan, ini figure yang dinantikan masyarakat Surabaya.

“Masyarakat Surabaya butuh seorang pemimpin yang peduli dan mau turun ke bawah, tidak hanya duduk dikantor tapi melihat kehidupan real rakyatnya yang dibawah,” harapnya. (KN01)

Related posts

TNI Berangkatkan 175 Personel Satgas Kompi Zeni ke Kongo

kornus

BPOM Terbitkan Izin Lima Vaksin Sebagai Booster

Regulasi Hak Penerbit Diharapkan Terbit Tahun Ini