Kehadiran calon Gubernur Jatim Khofifah di Pasar Pucang Surabaya, Sabtu (23/11/2024) pagi, disambut gembira masyarakat dan pedang,
Surabaya (mediakorannusantara.com) – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, mengisi hari terakhir kampanyenya dengan menyapa masyarakat di Pasar Pucang, Surabaya, Sabtu (23/11/2024) pagi.
Di sela-sela kegiatannya, Khofifah mengungkapkan harapannya untuk masyarakat Jawa Timur menjelang masa tenang Pilkada serentak.
“Hari ini kampanye terakhir, kita nanti insyaallah akan menutup kampanye dengan doa, dzikir, dan sholawat pada siang,” ujar Khofifah di sela menyapa pedagang Pasar Pucang Surabaya.
Khofifah tampak antusias menyapa masyarakat di lokasi tersebut. Ia merasa bersyukur atas sambutan hangat yang diterimanya selama masa kampanye, terutama dari pedagang di berbagai pasar yang ia kunjungi.
“Pagi ini masih bisa bersapa dengan masyarakat di Pasar Pucang, dan selalu kita mendapatkan doa yang luar biasa, dukungan yang luar biasa, semangat yang luar biasa di setiap pasar yang kita kunjungi,” ungkapnya.
Mantan Menteri Sosial RI itu juga turut mendoakan kebaikan bagi masyarakat yang telah memberikan dukungan kepadanya. “Mudah-mudahan kalau mereka membahagiakan kita, Allah akan membahagiakan mereka semua,” tutur dia.
Memasuki masa tenang Pilkada yang akan dimulai pada Minggu (24/11/2024), Khofifah mengimbau seluruh masyarakat Jawa Timur untuk menjaga suasana yang kondusif dan harmonis.
“Imbauan masa tenang tentu semua masyarakat Jawa Timur harus menjaga suasana yang kondusif, aman, tenang,” pesan Khofifah.
Ia menekankan pentingnya menjaga ketenangan selama masa tenang Pilkada 2024. Ini diharapkan demi terciptanya pemilihan yang damai dan memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Timur di masa depan.
“Jadikan bahwa Pilkada serentak yang akan bisa mengantarkan kebaikan, kehidupan semua masyarakat Jawa Timur pada masa-masa yang akan datang,” harapnya.
Di akhir, Khofifah juga mengajak masyarakat untuk saling menghormati satu sama lain demi menjaga persatuan. “Mari kita jaga ketenangan, ketentraman, kita saling menghormati antara satu dengan yang lain,” tutupnya. (KN01)
