KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Dandim 0824 : Mahasiswa Harus Menjadi Kader Bela Negara Dalam Menangkal Proxy War

Komandan -Kodim 0824 -Jember -Letkol- Inf -Muhammad Nas, S.I.P Jember (KN) – Komandan Kodim 0824 Jember  hadir  sebagai narasumber “Seminar Bela Negara”  dengan tema “Membangkitkan Darah Juang Sebagai Bentuk Revitalisasi Cinta Tanah Air Untuk Indonesia” yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadyah Jember, Sabtu (2/4/2016) di Gedung Serba Guna Universitas Muhammadyah Jember.Hadir pada kesempatan tersebut Rektor Universitas Muhammadyah Dr Mohammad Hasmi, DE, SS, Ka Bakesbangpol Kab Jember Drs Widi Prasetyo, M.Pd, Dandim 0824 Jember Letkol Inf Muhammad Nas, S.I.P, Presiden  BEM Unmuh Sdr. Bentar Warna Dwi Saputra, Danramil 0824/11 Kapten inf Jarwo AP dan 175 orang mahasiswa.

Pada kesempatan tersebut, Mohammad Hasmi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dating kepada Dandim 0824 Jember dan Ka Bakesbangpol Kab Jember serta para mahasiswa yang hadir, selanjutnya beliau mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mari kita menggugah diri kita masing-masing untuk membangun Indonesia lebih maju lagi.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Muhammad Nas, S.I.P saat menyampaikan materinya terkait bahaya proxy war berterima kasih kepada adik-adik yang mengadakan acara ini, hal seperti inilah yang dibutuhkan bangsa Indonesia untuk bangkit dan menyadarkan diri akan pentingnya rasa kebangsaan, akan pentingnya menyadari bahwa jati diri kita sebagai Bangsa Indonesia, karena adik-adik sangat dibutuhkan untuk turut berperan aktif sebagai bagian dari Kader Bela Negara.

Kita pada saat sekarang ini sudah kemasukan adanya proxy war, ini cara baru yang masuk tanpa kita rasakan dalam merongrong keselamatan bangsa dan kedaulatan NKRI, proxy war adalah methodologi baru dalam menguasai Bangsa Indonesia dengan menyebarkan isu, memecah belah persatuan, mempengaruhi buruh dan elemen-elemen masyarakat untuk berselisih pendapat baik menyangkut kebijakan pemerintah maupun hal-hal lainnya yang mudah menyulutkan perpecahan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa dengan Proxy War cara penguasaan suatu Negara akan relatif mudah, bahkan kita tidak dapat mengenali siapa kawan siapa lawan, mereka sering memanfaatkan pihak ketiga dan seterusnya untuk berperan langsung dalam aksinya.

Muhammad Nas juga menyampaikan bahwa kita semakin kedepan nanti akan dihadapkan berbagai krisis, diantaranya krisis energy, krisis pangan, krisis air dan lain-lain yang memudahkan mereka untuk manjadikannya bahan dalam menjalankan Proxy War.

“Untuk itu, melalui momentum ini mari kita sadari, mari kita bangun diri kita masing-masing seperti yang disampaikan Rektor tadi semua harus kita mulai dari diri kita masing-masing, utamanya adik-adik mahasiswa ini sebagai calon-calon pemegang kendali Bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bakesbangpol Pemkab Jember Drs Widi Prasetyo, M.Pd yang menyampaikan  materi Bela Negara dengan prepektif Membentengi Diri Terhadap Ancaman Lingkungan, yang pada intinya dalam menyambut Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) yang sering dikumandangkan, hendaknya kita lebih mewaspadai  adanya pengaruh-pengaruh terorisme, waspadai pengaruh-pengaruh global yang merugikan Bangsa Indonesia.

Kekayaan Alam Bangsa Indonesia mari kita berdayakan, cintai produk local kelola sumberdaya pertanian, perkebunan, pertambangan, air dan udara Indonesia ini dengan baik, demi pemanfaatan secara jangka panjang.

“Waspadai berbagai kemungkinan yang terjadi disekitar kita utamanya warga negara asing, produk-produk asing dan lain-lain, jangan sampai membahayakan keselamatan kita dan bangsa kita,” kata dia.

Presiden BEM Unmuh menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan ingin turut berperan serta dalam membangun bangsa, dapat kita lihat banyaknya pemuda/pemudi kita yang kurang memahami bahkan tidak memahami sama sekali apa arti dan pentingnya bela Negara. (red)

Related posts

PKKL Sambas Bakamla RI Selamatkan Korban Kapal Tenggelam

kornus

Mobil Keliling Tangani Pengurusan SKRK-IMB

kornus

Pemprov Jatim Telah Menyalurkan Beasiswa Kuliah 6.400 Guru MI

kornus