KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Ancaman Konflik Timur Tengah, Menkeu Siapkan Strategi Amankan Fiskal APBN

Purbaya usai menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta,

Jakarta mediakorannusantara.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku khawatir akan lonjakan harga minyak dunia yang terlalu tinggi akibat konflik Timur Tengah yang masih berlanjut.

​Sebab, lonjakan harga minyak berpotensi mempersempit ruang fiskal pemerintah untuk memberikan stimulus.

​Namun, Purbaya mengaku sudah mempersiapkan strategi agar fiskal APBN tetap bertahan dari guncangan geopolitik.

​”Tadinya kan ketika saya harap harga minyak turun ke 70 (dolar AS per barel), sebelumnya kan anggaran saya hitung dengan harga 100 (dolar AS per barel), jadi saya ada uang lebih gara-gara dipakai untuk mendorong perkembangan ekonomi. Sekarang mungkin jadi uangnya agak berkurang, jadi saya harus hati-hati lagi,” ujar Purbaya usai menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Rabu.

​Meski demikian, Purbaya meyakini perekonomian Indonesia akan tetap membaik meski konflik di Timur Tengah terus berlanjut.

​Menurut Purbaya, daya tahan ekonomi Indonesia ditopang oleh kuatnya permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga.

​”Jadi ekonomi (Indonesia) akan terus membaik ke depan, walaupun global economic gonjang-ganjing. Kenapa? Karena 90 persen ekonomi kita didorong oleh domestic demand,” ujar Purbaya.

​Adapun konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran saat ini terus berlanjut.

​Teranyar, seperti dilaporkan Sputnik, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah menyerang pusat data milik perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Amazon, di Bahrain sebagai balasan atas serangan militer AS terhadap lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Darkhovin.

​”Dalam pernyataan pada Selasa, IRGC menyebut beberapa rudal jelajah diluncurkan ke infrastruktur pusat data utama milik Amazon di Bahrain sehingga mengakibatkan kerusakan yang signifikan,” kata IRGC dalam pernyataan pers pada Selasa.

​Sebelumnya, pada Minggu (19/7), media melaporkan bahwa militer AS menyerang lokasi pembangunan PLTN di Kota Darkhovin, Iran.(wa/an)

Related posts

Sukses! Puncak Peringatan Hari Otoda 2024 di Surabaya Resmi Ditutup

kornus

Kantor Kelurahan Graha Indah Balikpapan Ludes Terbakar

redaksi

Kasum TNI Buka Rakornisku TNI Tahun 2024

kornus