KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Pemerintah Kaji Penggunaan APBN untuk Renovasi Pesantren, Prioritaskan Kemampuan Keuangan Negara

Jakarta, mediakorannusantara.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mengkaji kemungkinan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendukung renovasi bangunan pondok pesantren (ponpes). Keputusan ini akan sangat mempertimbangkan kemampuan keuangan negara.

“Tentu kita melihat kemampuan dari keuangan negara ya, dalam hal ini APBN, manakala yang berkenaan dengan proses-proses pembangunan itu akan dibebankan kepada APBN,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 22/10

Prasetyo menjelaskan, pemerintah akan melakukan penghitungan dan inventarisasi bersama untuk menentukan ponpes mana yang berpotensi menerima dukungan anggaran. Penghitungan ini akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di bawah Kementerian Agama, yang pembentukannya telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Nanti dengan dibentuknya Ditjen Pondok Pesantren nanti akan coba kita hitung bersama-sama dan kita inventarisasi bersama-sama mana yang secara status itu memungkinkan,” ujarnya.

Mengenai apakah renovasi akan menyasar seluruh pesantren atau hanya pesantren tertentu, Prasetyo menegaskan hal tersebut masih dalam proses identifikasi dan verifikasi data.

Program Pelatihan Santri untuk Konstruksi

Dalam kesempatan itu, Prasetyo juga menyampaikan program lain yang sudah berjalan, yaitu pelatihan bagi para santri di berbagai ponpes yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Pelatihan ini membekali santri dengan pengetahuan dasar di bidang bangunan, konstruksi, dan teknik sipil.

Pelatihan bertujuan agar santri dapat berperan aktif dalam pembangunan atau renovasi fasilitas di lingkungan pesantren masing-masing. Pemerintah berharap akan ada lebih banyak santri yang memiliki keterampilan teknis untuk mendirikan bangunan sesuai standar keamanan.

“Harapannya ketika ada proses-proses pembangunan di setiap pondok pesantren masing-masing, ada beberapa santri yang memiliki keilmuan dalam hal pendirian bangunan-bangunan,” kata Mensesneg.

Isu bantuan APBN untuk ponpes sempat disuarakan sebelumnya oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Cak Imin menyatakan pemerintah perlu membantu pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny yang ambruk menggunakan APBN demi menciptakan rasa aman dan nyaman dalam proses belajar mengajar.( wa/ar)

Related posts

Jusuf Kalla Beri Pembekalan pada Ribuan PNS Baru di GBK

redaksi

Kapuspen TNI Dorong Optimalisasi Peran Penerangan Terintegrasi Jajaran TNI

kornus

Polri Bangun Lapas Teroris Berkonsep Kontainer di Cikeas, Tahun Ini Tuntas

redaksi