KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline

Menkeu Purbaya: Optimalkan Pajak, Bukan Bentuk Badan Penerimaan Baru

Jakarta, mediakorannusantara.com  – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan belum ada rencana untuk membentuk Badan Penerimaan Negara (BPN). Ia menyatakan lebih memilih mengoptimalkan instrumen penerimaan negara yang sudah ada untuk mendongkrak perekonomian.

​”Kalau menurut saya, [badan penerimaan] yang langsung di bawah Presiden itu, di dunia tidak ada yang seperti itu. Kalau kita buat sendirian, nanti aneh lagi,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Senin.

​Menurut Purbaya, Presiden Prabowo Subianto telah mendelegasikan keputusan terkait BPN kepadanya. Namun, ia merasa langkah yang lebih efisien adalah meninjau dan mengoptimalkan mesin-mesin yang sudah ada di Kementerian Keuangan.

​Fokus Tingkatkan Rasio Pajak

​Dalam kesempatan itu, Purbaya juga memaparkan fokus utamanya terkait perpajakan. Ia menerima arahan langsung dari Presiden Prabowo untuk mempelajari perpajakan di bawah bimbingan Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto.

​Purbaya berencana mendongkrak rasio pajak (tax ratio) Indonesia yang selama ini cenderung stagnan. Ia menilai, peningkatan rasio pajak bisa dilakukan dengan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

​“Tax ratio kan konstan, tax per PDB (produk domestik bruto). Kalau tidak bisa berubah dalam waktu dekat, untuk meningkatkan pajaknya, ya kita percepat pertumbuhan ekonominya,” jelasnya.

​Menggantikan Sri Mulyani

​Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Senin. Ia menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

​Purbaya yakin memiliki kapasitas yang memadai untuk merealisasikan rencana-rencananya. “Saya ahli fiskal. Jadi, saya mengerti betul fiskal yang prudent seperti apa,” pungkasnya ( wa/ar)

Related posts

Meski Kantor Pusat Tutup, Layanan informasi BMKG tetap Normal

Presiden Setujui Pembangunan Flyover Bekasi dan YLKI Desak Evaluasi Total Perlintasan Kereta

Sambut Nataru 2024/2025, Wali Kota Eri Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Toleransi

kornus