KORAN NUSANTARA
Headline Nasional

Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Agama Sepakat Perkuat Kolaborasi Integrasi Budaya dan Agama

Jakarta, mediakorannusantara.comn– Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Agama resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan kebudayaan serta penguatan nilai-nilai keagamaan.
​”Kerja sama ini menjadi landasan penting untuk membangun sinergi antara warisan budaya dan kehidupan spiritual masyarakat Indonesia,” ujar Menteri Kebudayaan, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Selasa.19/8

​MoU tersebut mencakup berbagai bidang kerja sama, di antaranya sinkronisasi dan dukungan kebijakan program, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pertukaran dan pemanfaatan data dan informasi.
​Di kesempatan yang sama, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya kolaborasi antara agama dan kebudayaan. “Agama tanpa budaya itu kering, budaya tanpa agama bisa kehilangan nilai,” ungkapnya.
​Ia mencontohkan, pernikahan di Indonesia bukan sekadar peristiwa hukum, melainkan juga wadah akulturasi budaya dan agama yang memperkuat kohesi sosial. Pernikahan lintas etnis dan budaya yang semakin umum juga dianggap sebagai kekuatan baru bagi integrasi bangsa.
​”Kita telah memasuki era di mana batas-batas etnik makin cair, dan itu justru memperkuat solidaritas nasional,” tambahnya.
​Kementerian Kebudayaan menyambut baik kolaborasi strategis ini. Kerja sama ini tidak hanya menjadi langkah nyata dalam pelestarian warisan budaya dan penguatan spiritualitas masyarakat, tetapi juga pondasi penting bagi pembangunan karakter bangsa yang inklusif.
​Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan karakter bangsa yang berakar pada nilai-nilai luhur namun tetap terbuka terhadap dinamika zaman.
​Hadir dalam acara penandatanganan tersebut, di antaranya Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, Wakil Menteri Agama Romo H.R. Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar, Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Rudi Heriyanto Adi Nugroho, dan Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja. (wa/ar)

Related posts

Kementerian Agama Tak Masalah Kampus Bersih-bersih Mahasiswi Bercadar

redaksi

Menkomdigi nilai ojol layak dapat THR karena kontribusi ke masyarakat

Menteri PPN minta KI kawal Pejabat Saat Sampaikan Informasi