KORAN NUSANTARA
Headline indeks Jatim

Ketua MKGR Jatim Dorong Penambahan Anggaran Olahraga untuk Persiapan PON Aceh-Sumut 2024

Surabaya (mediakorannusantara.com) – Ketua Musyawarah Keluarga Gotong Royong (MKGR) Jatim, Kodrat Sunyoto mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar menambah anggaran olahraga dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024.

Kodrat mengatakan, pelaksanaan PON 2024 bertepatan dengan masa peralihan gubernur pada November 2024. Oleh karena itu, dia meminta Pemprov Jatim segera mengagendakan anggaran untuk persiapan PON.

“Untuk itu saya menginginkan dari Pemprov sudah mengagendakan anggaran. Jadi anggaran kita ini sudah ketinggalan, tidak bisa ada cabang olahraga (cabor) sepak bola, ini kan sudah sangat memalukan sebenarnya,” kata Kodrat Sunyoto kepada wartawan di Surabaya Kamis (4/4/2024).

Menurut dia, anggaran olahraga di Jawa Timur saat ini masih tertinggal dibandingkan dengan daerah lain seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat. Meskipun dengan anggaran yang kecil, Jatim selalu meraih prestasi di bidang olahraga.

“Artinya dengan jumlah anggaran yang kecil pun, itu kita juga ada prestasi ke arah peningkatan. Karena minimal kalau paling jelek pun, (juara) ketiga, kedua atau kesatu,” jelas dia.

Untuk itu, Kodrat berharap kepada Gubernur terpilih nanti dapat memberikan perhatian khusus kepada bidang olahraga dengan menambah anggaran dan pengawasan.

“Anggaran harus ditambah, minimal sama dengan yang digunakan pada PON Papua. Pengawasan juga harus diperketat agar orientasi kegiatannya untuk peningkatan prestasi dan kesejahteraan atlet. Ini harus menjadi perhatian secara khusus,” jelas Kodrat.

Dia berharap penambahan anggaran dapat dilakukan Pemprov Jatim melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2024. Sebab, jika melalui APBD 2024 murni, dinilainya tidak cukup.

“Karena kalau di APBD murni tidak mengatasi. Maka harus di P-APBD mendahului,” tegas Ketua DPD MKGR Jawa Timur yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim ini.

Di samping itu, Politisi Partai Golkar tersebut juga mengingatkan KONI Jawa Timur untuk segera mengajukan surat pengajuan anggaran agar tidak terlambat seperti tahun sebelumnya.

“Harapan saya, anggaran minimal sama dengan saat mengikuti PON Papua lalu, syukur kalau bisa anggaran ditambah lebih besar,” pungkasnya. (KN01)

 

Related posts

Dorong Kemandirian Ekonomi, Pertamina akan Bangun 1.000 Pertashop di lingkungan Pesantren

Bawaslu sebut perlu partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu-pilkada

Wamenhaj Dorong Fatwa MUI: Haji Ilegal dan Dana Korupsi Hukumnya Haram